UniqMag
spece

Pemuda Pancasila Bojonegoro, Membantu Pengamanan Penghitungan di Tingkat PPK dan KPUD

berita terkini
Koti Pemuda Pancasila Bojonegoro, yang menjaga dan berbaur dengan Saksi saksi Partai di dalam Gedung KPUD Bojonegoro.
Berita 1

BOJONEGORO, (suarajatimpost.com) - Pesta demokrasi telah usai, dan isu isu yang membuat warga masyarakat sedikit membuat ketar ketir, tentang kerusuhan mau pun tentang premanisme, terkait hal tersebut disampaikan Komando Inti (Koti) Pemuda Pancasila Bojonegoro Yulianto, Pada 5/05/2019 hal tersebut tidak benar dan Pemuda Pancasila siap ikut mengamankan pesta Demokrasi tahun 2019.

Yulianto mengatakan pada media suarajatimpost.com, dirinya tidak sendirian, dia hadir bersama teman-temanya Pemuda pancasila yang terus mengamati dan ikut menjaga gedung KPU dari Penghitungan di PPK (Kecamatan) sampai KPUD, ada yang berseragam dan tidak seragam.

"Kami tiap hari ada 6 orang anak yang hadir di Gedung KPU saat di Kecamatan juga ada, tapi kami tidak menunjukan Atribut, cara ada yang berseragam ada yang tidak berseragam ini kita lakukan, demi situasi dan kondisi agar aman, ya kami hari penghitungan ke dua sepakat tidak berseragam dan tetapi jaga tempat kami menyebar, ada yang di luar dan di dalam gedung," ujarnya.

Lanjut Yulianto, apa yang dilakukan tersebut semata-mata membantu Pemerintah juga Kamtibmas, dan hal ini tidak hanya sekali dua kali dilakukan bersama teman-temanya.

"Kita sering melakukan penjagaan, penjagaan dan pengamanan, kadang juga bersama Banser, Linmas, mau pun dengan Kepolisian, di tingkat Desa mau pun di acara acara Kabupaten," terangnya.

Disingung terkait ikut menjaga di KPU, Yulianto yang akrab dipangil Teyeng tersebut menjelaskan, sebenarnya dirinya mendapat mandat dari MPW Pemuda Pancasila, untuk mengawal dalam kemenangan La Nyalla Mataliti, maka itu dari tingkat Kecamatan, semua teman teman Pemuda Pancasila di tingkat desa dan MPC (Kecamatan) pun bergerak dan ikut mengamankan di tingkat Penghitungan Kecamatan maupun di Kabupaten.

"Isu di tingkat bawah terkait kerusuhan, Premanisme dan radikalisme itu menakutkan Masyarakat, jadi kita selain ikut mengamankan Suara Bapak Nyalla, kita juga menjelaskan pada Warga, bahwa isu Premanisme itu tidak benar, dan mengajak menjaga Kamtibmas bersama, maka itu teman teman Koti di tingkat Kecamatan mau pun di Kabupaten ikut mengamankan jalanya Penghitungan kali ini," pungkasnya

Reporter : Mustakim
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Emak-emak Menjadi Salah Satu Pilar Kekuatan Ekonomi? Begini Penjelasan Gus Fawait
Berita Selanjutnya Keluarga Besar Quds Royal Hotel Surabaya Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Komentar Anda