UniqMag
spece

Program Pengadaan Lele Bioflok di Lumajang, Dinas Terkait Mengaku Belum Mendistribusikan 

berita terkini
Agus Widarto, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lumajang Jawa Timur (sumber google)
Berita 1

LUMAJANG (suarajatimpost.com) Kabar baik datang bagi petani ikan lele di Kabupaten Lumajang. Dinas kelautan dan perikanan provinsi Jawa Timur, saat ini mengalokasikan anggaran senilai Rp. 200 juta dari APBD 2019, dalam bentuk paket bididaya lele bioflok.

Berdasar dari sumber terpercaya yang dihimpun media ini, pengalokasian anggaran tersebut mencakup dua Kabupaten Lumajang dan Probolinggo.

Sementara di Kabupaten Lumajang meliputi Kecamatan Klakah dan Rowokangkung, tertanggal dibuatnya paket ini pada Jum'at (12/4/2019) kemarin.

Ditanya perihal ini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lumajang Agus Widarto, pihaknya mengaku hingga saat ini belum mendistribusikan ketangan petani.

"Iya tapi itu masih belum didistribusikan, karena bibitnya masih dalam tahap pengadaan," ucap dia saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (7/5/2019).

Dia juga menjelaskan, jika diwaktu kedepan akan mengadakan evaluasi kinerja pada tiap tahapan program terkait efektifitas, karena diwaktu sebelumnya cara itu kata dia, tidak pernah dilakukan.

"Jadi kami nantinya juga akan mengvaluasi, cara ini bagaimana hasilnya. Berhasil atau tidak, cocok atau tidak. Karena sebalumnya, yang demikian tidak pernah dilakukan," imbuh dia.

Bersambung ...

Reporter : Hermanto
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Berkah Bulan Ramadhan bagi Komisariat PMII Al-Khoziny Selenggarakan Pesantren Ideologis
Berita Selanjutnya Bawa Sajam, Pria Pasrujambe Terjaring Operasi Pekat di Klakah Lumajang

Komentar Anda