UniqMag
spece

Pemandangan Elok Gunung Sampah Pinggir Jalan Ngrami Nganjuk, Dikeluhkan Warga

berita terkini
Warga saat menunjukkan gunungan sampah pinggir jalan Desa Ngrami
Berita 1

NGANJUK, (suarajatimpost.com) - Sampah berserakan serta menjadi pemandangan bagi warga Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Bagaimana tidak,  tumpukan sampah plastik, bekas makanan bahkan popok bayi, terlihat menggunung. Tidak tanggung tanggung bau menyengat tercium oleh pengendara motor ketika melintas di daerah tersebut.

Ironisnya belum ada penanganan juga tindakan dari dinas terkait untuk menanggulangi masalah sampah yang sekiranya menumpuk dipinggir pingir jalan. 

Dari antusias warga sekitar sudah upaya dengan membakar namun apa daya, setiap kali sampah dibakar. Muncul lagi tumpukan sampah dan itu berulang ulang tiap bulan. 

Minto (35) warga Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro, mengatakan bahwa dirinya, sangat geram dengan ulah orang yang membuang sampah disekitar jalanan desa.

"Yang buang sampah itu bukan warga sini tapi warga desa lain, yang sengaja buang sampah di situ," terang Minto awak media. Rabu (15/5/2019).

Masih keterangan, Minto, bahwa dirinya sering melihat ada aktivitas orang tidak bertanggung jawab membuang sampah disaat kondisi jalan agak lengang kadang juga malam hari. 

"Biasa dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab kalau malam hari, itu juga bukan warga sini," ucapnya.

Mengenai bau dari sampah yang menumpuk dipinggir jalan tidak sedikit pengendara yang melintas sampai menutup hidung.

"Kemarin saat musim hujan datang aroma bau sampah begitu menyengat, bahkan para pengendara lewat sekitar lokasi, berusaha menutup hidung agar terhindar busuk sampah,"  keluh Minto. 

Dilain tempat, masih warga Desa Ngrami, Surati (40) juga mengatakan hal yang sama bahkan dirinya menyampaikan kekesalannya ketika mengetahui orang yang membuang sampah dipinggir jalan, kebetulan dirinya juga mempunyai lapak untuk jualan yang lokasinya tidak jauh dari tumpukan sampah. Sehingga tidak sedikit pelanggannya enggan untuk mampir ke lapaknya karena bau busuk serta pemandangan yang tidak enak dilihat.

"Baunya tidak sedap itu juga tercium sampai di lapak saya, apa lagi kalau lalat  banyak berterbangan hingga orang mau beli pun terasa jijik," ungkap Surati. 

Surati berharap agar pemerintah daerah segera mencarikan solusi untuk mengatasi sampah yang menggunung dipinggir jalan desanya. 

"Saya berharap kepada pemerintah atau dinas terkait mencarikan solusi atau alternatif lain agar sampah tidak menumpuk dan mengganggu warga sekitar paling tidak dikasih bak sampah," harapnya.

Reporter : Hariyanto
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Nekat Menjalankan Prostitusi Online di Bulan Ramadhan, Ibu Muda di Kediri Diciduk Polisi
Berita Selanjutnya Bawa Sajam, Pria Pasrujambe Terjaring Operasi Pekat di Klakah Lumajang

Komentar Anda