UniqMag
spece

Para Tokoh Agama dan Pemuda Tolak Keras Adanya People Power

berita terkini
KH.Ahmad Faisol Munir, pengasuh Pondok Pesantren Kecamatan Wonorejo
Berita 1

PASURUAN, (suarajatimpost.com) - Pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 yang dilaksanakan pada 17 April bulan lalu di Kabupaten Pasuruan berjalan dengan aman dan kondusif.
Semua pihak terkait baik dari TNI dan Polri bersama masyarakat yang bekerja sama dengan menciptakan suasana yang baik dan kondusif untuk pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. 
Alhasil, pelaksanaan Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Pasuruan mendapat apresiasi yang sangat baik dari berbagai kalangan masyarakat, baik dari tokoh agamadan tokoh pemuda di masing-masing Kecamatan.
Mulai dari tahap distribusi, penyaluran surat suara hingga proses pencoblosan serta penghitungan surat suara telah dilakukan dengan Jujur, Transparan, Adil dan Demokratis.
KH.Abdul Ghofur (55), salah satu tokoh agama di Kecamatan Rembang, dia mengaku bahwa pelaksanaan Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Pasuruan berjalan dengan baik dan transparan. 
"Terimakasih kepada TNI-Polri karena sudah membantu mengamankan pemilu sehingga berjalan lancar. Mengajak masyarakat agar mengikuti tahapan-tahapan pemilu sesuai dengan mekanisme yang ada," terang tokoh agama Kecamatan Rembang. 
Dihimbau untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Pasuruan untuk tidak mudah terpancing dengan provokasi segelintir tokoh politik untuk turun ke jalan dengan melakukan aksi people power atau gerakan rakyat. 
KH.Ahmad Faisol Munir, pengasuh Pondok Pesantren Al-Islah Kecamatan Wonorejo juga mengatakan hal yang senada, situasi dan kondisi masyarakat saat ini sudah aman, tenang, dan damai pasca rekapitulasi suara hasil Pemilu 2019, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten. 
People power bukan cerminan masyarakat yang beragama, berbangsa, bernegara dan jauh dari etika bangsa.
"Jangan sampai kondisi ini dipecah belah dengan adanya aksi people power dari orang-orang tertentu. Mari kita bersabar dalam menunggu keputusan dari pihak yang berwenang untuk menuju Indonesia yang aman, adil dan demokratis," terang KH.Ahmad Faisol Munir.
Indonesia adalah negara hukum, segala penyelesaian permasalahan hendaknya dilakukan sesuai dengan koridor hukum, diluar ketentuan ini pasti akan menimbulkan kerawanan dalam kehidupan masyarakat. 
People Power bukan satu-satunya cara untuk menyelesaikan permasalahan dan bukan salah satu cara penyelesaian yang baik, malah sebaliknya dimungkinkan akan menimbulkan kerawanan yang mengkibatkan kerugian dan pengorbanan yang besar ditengah-tengah masyarakat.

Reporter : Sukron
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Kramatinggil Haus Kesadaran Mahasiswa
Berita Selanjutnya Bawa Sajam, Pria Pasrujambe Terjaring Operasi Pekat di Klakah Lumajang

Komentar Anda