UniqMag
spece

Pertama di Lapas Klas II A Pamekasan Para Narapidana Buka Puasa Bersama Keluarga

berita terkini
Kalapas Klas II A Pamekasan (M. Hanafi) Saat Melihat Langsung Buka Puasa Napi Bersama Keluarganya. (reporter M. Halili)
Berita 1

 

PAMEKASAN, (suarajatimpost.com) - Bisa berbuka puasa bersama keluarga dibulan suci ramadhan, merupakan kenikmatan yang luar biasa, apalagi yang merasakan adalah para narapidana yang ada di Lapas Klas II Pamekasan. kamis (16/05/2019)

Tampak wajah para narapidana terlihat begitu senang dan haru, karena hari ini bisa berbuka puasa bersama keluarga tepatnya di Aula Lapas Klas II A Pamekasan.

Ditemui Kalapas Klas II A Pamekasan, M. Hanafi mengatakan bahwa, momen seperti ini biasa dirasakan oleh narapidana, dan ini baru pertama kali dilaksanakan di Lapas Klas II A Pamekasan.

"Momen ini pertama kali dilaksanakan di Lapas Pamekasan, Suatu terobosan pendekatan spritual kepada napi dan keluarganya, yang jelas banyak kerinduan terpendam, jadi saat momen seperti ini, para napi yang disini  bisa menikmati hidangan makanan buka puasa yang telah dibawa oleh masing - masing keluarganya," terangnya.

Menurut M. Hanafi, memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk bisa buka puasa bersama keluarga. Ini sebagai bentuk pembinaan warga binaan di Lapas, Lapas merasa bertanggung jawab secara moril agar para narapidana bisa dekat dengan keluarganya, termasuk buka puasa bersama yang merupakan kesempatan langka selama berada di dalam Lapas. Mereka bisa melepas rasa kangen terutama di bulan ramadan.

"Kami berinisiatif menyelenggarakan buka bersama antara warga binaan dengan keluarga ini salah satu usaha untuk menjaga keharmonisan keluarga dan bentuk usaha meredam rasa ingin berkumpul dengan keluarga," tuturnya.

M. Hanafi juga berharap dalam kesempatan ini sebaiknya dimanfaatkan oleh para narapidana Lapas Pamekasan untuk instrokpesi diri. Juga motivasi berusaha agar bisa kembali bersama keluarga, menjalani kehidupan dengan baik setelah menyelesaikan binaan, terutama tidak kembali melakukan hal yang melanggar hukum.

"Kami ingin warga binaan setelah bebas dan kembali ke lingkungan bisa memberikan manfaat positif dengan belajar dari sebuah kesalahan. Kesempatan ini bisa mengembalikan keharmonisan dengan keluarga," kata M. Hanafi.

Sementara Hambali (40), salah satu narapidana atas kasus perlindungan anak yang harus menjalani hukuman 8 tahun, mengucapkan terima kasih banyak kepada Lapas Klas II A Pamekasan, dirinya mengaku gembira bisa berkumpul bersama keluarganya di bulan ramadan. Menurutnya, ini merupakan tahun ketiga dirinya berada dalam Lapas. 

"Kami semua disini sangat senang dan lega karena bisa berkumpul bersama keluarga sambil berbuka puasa dengan makanan kesukaan kami, Apalagi sebentar lagi akan lebaran," terang dia.

Menurut Hambali, dirinya begitu senang bisa merasakan bulan suci ramadan sama seperti orang yang berada di luar Lapas. Meskipun hanya satu hari, tapi sedikitnya bisa mengobati kerinduan berkumpul bersama keluarga di bulan ramadan. 

"Saya sangat menyesal telah berbuat melanggar hukum. Saya meminta maaf  karena tidak bisa menjadi kepala keluarga yang baik, usai menjalani hukuman ini, saya bejanji tidak akan mengulangi lagi perbuatanku yang melanggar hukum, saya ingin kembali ketengah masyarakat dan hidup berdampingan bersama mereka menjadi orang baik," tutur Hambali.

Reporter : Nur Halili
Editor : Krisdiantoro
Berita 2
Berita Sebelumnya Ditbinmas Polda Jatim Bersama Mitra Kamtibmas Bagikan 900 Paket Takjil
Berita Selanjutnya Bawa Sajam, Pria Pasrujambe Terjaring Operasi Pekat di Klakah Lumajang

Komentar Anda