UniqMag
ad

Begini Tanggapan Kepala BKD Jember Terkait Distribusi Kepala Sekolah SD

berita terkini
Kepala BKD Jember Joko Santoso saat ditemui di kantornya
ad

JEMBER,(suarajatimpost.com) - Banyaknya anggapan sejumlah kalangan terkait distribusi penempatan Kepala Sekolah di sejumlah Sekolah Dasar Negeri yang terkesan tumpah tindih di Kabupaten Jember, dibantah oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jember.

Menurut Joko Santoso saat ditemui di kantornya Senin,(28/11) menyampaikan, bahwa  selama ini untuk formasi jabatan Kepala (Sekolah Dasar) SD hanya dijabat selama 4 tahun dengan istilah preodenisasi, .

“Jadi, mereka hanya pelaksana tugas sehingga bertugas di 2 tempat sehingga tugasnya diperbantukan ke sekolah lain yang masih kosong kepala sekolahnya, jadi bukan menjabat di dua sekolah atau sebaliknya. Kalau yang tidak paham secara kasat mata memang seperti itu,” kata Joko Santoso.

Saat ditanyakan kekurangan jumlah Kepala Sekolah yang ada, dirinya tidak menampik bahwa khusus Kabupaten Jember masih banyak kekurangan untuk jabatan kepala sekolah.

“Sekitar 200 orang, kita tidak asal comot dari guru begitu saja, harus mempunyai pelatihan kecakapan kalau kepala SD harus melalui uji kelayakan di LP2KS, pengangkatannya pun harus melalui mekanisme sebagaimana undang-undang,” bebernya.

Joko juga menambahkan kalau kepala sekolah yang sudah pernah menjabat bisa menduduki kembali posisinya asalkan mempunyai prestasi dan layak setelah melalui proses seleksi.

Dirinya menginginkan proses penjaringan Kepala Sekolah betul-betul bisa dipertanggungjawabkan sehingga pada pelaksanaan di lapangan betul-betul siap pakai.

 

Reporter : Imam Khairon
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Teluk Ijo Banyuwangi Sebagai Wahana Traveling
Berita Selanjutnya Bekas Makam Pahlawan Letnan Nidin Di Situbondo 20 Tahun Tak Dikunjungi

Komentar Anda