UniqMag
Udapan Tahun Baru

Dewan Kabupaten Jember Tegaskan Peran Dan Fungsi Komite Sekolah

berita terkini
Anggota DPRD Komisi D Kabupaten Jember Isa Mahdi, ST, M.Sc

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Penyelenggaraan otonomi daerah harus diartikan sebagai upaya pemberdayaan daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dalam segala bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan.

Meningkatkan peran serta masyarakat dalam bidang pendidikan, diperlukan wadah yang dapat mengakomodasi pandangan, aspirasi, dan menggali potensi masyarakat untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Salah satu wadah tersebut adalah komite sekolah.

Saat ditemui diruang kerjanya Anggota DPRD Komisi D Kabupaten Jember Isa Mahdi, ST, M.Sc menjelaskan, bahwa komite sekolah merupakan amanat rakyat.

"Komite sekolah merupakan amanat rakyat yang telah tertuang dalam UU Nomor 25 tahun 2000 tentang program pembangunan nasional (Propernas 2000 – 2004)," jelsnya, Kamis (1/12).

Untuk itu, Kata Isa Mahdi komite sekolah hendaknya merepresentasikan keragaman yang ada agar benar - benar dapat mewakili walimurid. 

"Komite sekolah setara dengan wali murid, karena komite sekolah dibentuk sebagai perwakilan wali murid, sebagai tempat menyuarakan aspirasi kepada pihak sekolah. Jadi komite sekolah itu pada dasarnya adalah orang tua siswa," terangnya.

Akan tetapi menurut politisi partai Hanura ini, saat ini mereka yang ditunjuk menjadi komite sekolah tidak faham dengan dunia pendidikan.

"Bahkan saat ini komite sekolah bukan lagi berada disisi wali murid tapi lebih berada dibarisan kepala sekolah," Katanya.

Ia mencontohkan sikap komite sekolah yang pasif. 

"Beberapa waktu lalu saat saya menghadiri rapat wali murid, banyak yang berkeluh kesah tentang masih adanya pungutan, transparansi anggaran BOS. Lalu saya balik tanya ke mereka (walimurid), apakah pernah berkeluh kesah dengan komite sekolah. Mereka menjawab dengan serentak tidak pernah, bahkan tidak kenal dengan siapa komite sekolah. Aneh kan?," Terang Isa Mahdi.

Lebih lanjut Isa Mahdi menghimbau, para komite sekolah untuk menempatkan diri kembali pada tempat yg sebenarnya. 

"Tempat komite sekolah adalah ditengah orang tua siswa bukan bersama pihak sekolah," tegasnya.

Harapanya kata Isa Mahdi, interaksi antara walimurid dapat diwujudkan melalui mekanisme pengambilan keputusan antara sekolah dengan komite sekolah.

"Dengan demikian, komite sekolah merupakan badan yang mandiri yang mewadahi peran serta walimurid dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan," tutupnya.

Reporter : Ta'in
Editor : Hairul Arifin
ad
Berita Sebelumnya Begini Sejarah Penamaan Air Terjun 'Damar Wulan' Jember
Berita Selanjutnya Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Diperketat Jelang Kedatangan Raja Arab Saudi

Komentar Anda