UniqMag
cukai

Demi Sang Ibu, Pria Asal Banyuwangi ini Bersepeda Keliling Indonesia 

berita terkini
Sutawar
Tarsun

BANYUWANGI, (suarajatimpost.com) - "Ibu adalah sosok pengayom, Ibu adalah suri tauladan, inspirasi, dan motivasi saya dalam menghadapi ujian kehidupan ini," demikian kalimat yang diungkapkan Sutawar (50), warga Dusun Krajan RT 04 RW 03, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, di Hari Ibu ini sebelum dirinya berangkat keliling Indonesia, Kamis (22/12).

Ya, pria paruh baya ini berencana untuk keliling Indonesia pada hari Sabtu, 2 Januari 2017, demi membahagiakan Sutini, 70, sang Ibu tercinta.

Atas rencana tersebut, banyak dari tetangga yang menanyakan kenapa tidak tinggal di rumah saja menemani Ibunya. Lantas dia menjawab kalau memang tetap tinggal di rumah tanpa ada pekerjaan yang pasti, dapat dipastikan menambah beban sang Ibu.

"Sementara selama saya keliling Indonesia, Ibu saya titipkan kepada saudara dekat rumah," ungkapnya. 

Pria yang berstatus sebagai duda sejak Maret 2016 ini mengaku, nekat keliling Indonesia untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang kondisinya pas-pasan. Dia berharap dalam perjalanan nanti ada seorang dermawan yang sedia untuk meringankan bebannya.

Selain itu, rencana dia pergi meninggalkan rumah selain membahagiakan sang Ibu, juga untuk mencari kedua saudara kandungnya yang kini tak pernah pulang lagi untuk menjenguk Ibu kandungnya.

Bahkan, mulai dari Ayahnya sakit keras hingga meninggal dunia, kedua saudara kandungnya tersebut tak kunjung pulang juga. Dikatakan Sutawar, dulu dirinya sering berkomunikasi dengan saudaranya itu, namun sejak Ayahnya meninggal dunia dan Ibunya sakit-sakitan, kedua saudara Sutawar yang bernama Tukino dan Rohmatun sudah tidak diketahui dimana rimbanya.

Sutawar adalah anak pertama, dia tiga bersaudara. Namun dari ketiganya tersebut dua diantaranya berada di luar kota. Adiknya bernama Tukino, kabarnya menjadi seorang anggota TNI di Cilangkap. Sementara Rohmatun merupakan saudara bungsu Sutawar, saat ini berada di Jakarta.

"Barangkali ketemu dengan saudara kandung saya dalam perjalanan, saya hanya ingin mengingatkan kalau sekarang orangtua kita tinggal Ibu saja. Kalau berkenan silahkan pulang jenguk Ibu karena sekarang kondisinya sakit-sakitan," katanya dengan penuh harap.

Ikhwal mengenai kepergianya berkeliling Indonesia, sudah diketahui hampir semua warga dilingkunganya. Bahkan dirinya secara resmi meminta persetujuan dari Pemerintah Desa Barurejo, Kecamatan, Polsek hingga Koramil Siliragung. 

Untuk membulatkan tekadnya tersebut, para tetangga Sutawar juga dimintai tanda tangan sebagai tanda bukti bahwa dia benar-benar serius atas rencananya tersebut.

Selain membahagiakan sang Ibu dan mencari sanak saudaranya, misi lain yang hendak dibawa Sutawar saat keliling Indonesia adalah bersilaturahmi kepada masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia serta menyuarakan kedamaian. Pasalnya, akhir akhir ini Indonesia mengalami krisis Intoleransi Keberagaman.

Untuk persiapan keliling Indonesia, Sutawar membawa dua buah keranjang (tobos) di belakang sepedanya. Keranjang ini akan digunakan untuk menaruh segala kebutuhan logistik selama dalam perjalanan. Mulai dari pakaian, alas tidur dll.

Mengenai bekal yang ia bawa dalam perjalanan, Sutawar mengaku hanya membawa seadanya saja, selebihnya ia serahkan kepada hamba Allah yang berkenan membantu dirinya.

Sesuai rencana, Sutawar akan berangkat dari Kantor Balai Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, pada hari Sabtu, 2 Januari 2017, selanjutnya dia akan menuju ke Kabupaten Situbondo, kemudian Probolinggo, Bondowoso dan seterusnya.

Dia mengatakan, akan melewati ribuan kilometer jalan dan akan melintasi kurang lebih sebanyak 413 kabupaten/kota di Indonesia dalam waktu tempuh lebih dari satu tahun perjalanan.

Reporter : Rizki Alfian
Editor : Hairul Arifin
ad
Berita Sebelumnya 'Adudul' Tradisi Warisan Budaya Suku Madura Yang Ditinggalkan
Berita Selanjutnya Gara-gara Ludah, Tiga Orang Diamankan Polres Sumenep

Komentar Anda