UniqMag
ad

DPD Partai Nasdem Batu Belum Mau Bahas Pengganti Sandy

berita terkini
Ketua DPD Nasdem Batu, Edi Kusnaedi
ad

BATU, (suarajatimpost.com) - Anggota DPRD Kota Batu dari Fraksi Nasdem, Sandy Pratama Putra, meninggal, Minggu (8/1). Otomatis, jabatannya di dewan sekarang kosong.

Sesuai aturan, partai bisa mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) ke Ketua DPRD yang selanjutnya diajukan ke Gubernur Jawa Timur.

Saat disinggung perihal ini, Ketua DPD Nasdem Batu, Edi Kusnaedi, enggan berkomentar banyak.
Menurut dia, belum waktunya PAW dibahas sekarang. Namun, sesuai aturan, kata dia, PAW bisa dilakukan.

“Kami masih berduka, tak pantas bahas PAW sekarang. Mohon pengertiannya,” kata dia, kepada suarajatimpost, sore tadi.

"Kami Kehilangan Kader Terbaik," tambahnya.

Korban terpilih sebagai anggota dewan periode 2014-2019. Ia merupakan satu-satunya perwakilan Partai Nasdem di DPRD Batu.

Sandy terpilih menjadi wakil rakyat setelah meraih suara paling banyak di Partai Nasdem, daerah pemilihan Kecamatan Batu. Ia merupakan satu-satunya kader Nasdem yang duduk di DPRD Kota Batu.

Korban juga menjabat sebagai Ketua DPC Nasdem Kecamatan Batu. Kontribusi terhadap partai selama ini terbilang cukup besar.

Selama terpilih sebagai anggota dewan periode 2014-2019, almarhum rutin turun ke masyarakat dan menjaga konstituennya secara baik.

Bahkan, lanjut Edi, almarhum sangat aktif di setiap kegiatan partai dan berkat sepak terjangnya partai Nasdem berkembang pesat di Kota Batu.

“Kami, keluarga besar Nasdem turut berduka cita. Jasa almarhum sangat banyak bagi partai dan masyarakat selama ini,” ungkap Ketua Kadin Batu ini.

Sekedar diketahui, terhitung sampai sekarang, sudah ada dua orang anggota DPRD Kota Batu meninggal dunia.

Sebelumnya, politisi PDIP, Wito Argo meninggal karena serangan jantung. Posisinya lantas diganti istri (alm) Imam Kabul. 

Reporter : Eko Sabdianto
Editor : Hairul Arifin
ad
Berita Sebelumnya 'Adudul' Tradisi Warisan Budaya Suku Madura Yang Ditinggalkan
Berita Selanjutnya Mimpi Samanhudi, Menjadikan Banyuwangi Sebagai Sentra Beras Organik

Komentar Anda