UniqMag
ad

45 Anggota Saber Pungli Dikukuhkan Oleh Wali Kota Malang

berita terkini
Wali Kota Malang, H. Ach. Anton mengukuhkan tim saber pungli
ad

MALANG RAYA, (suarajatimpost.com ) - Sebanyak 45 anggota Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Tim Saber Pungli) dikukuhkan oleh Wali Kota Malang, H. Ach. Anton, yang bertempat di Balai Kota, Senin (09/10).

Anggota Saber pungli tersebut terdiri dari berbagai elemen termasuk unsur pemerintahan, Polisi, TNI hingga akademisi.

Nampak hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang, Arief Wicaksono, Kapolres Malang Kota, AKBP Decky Hendarsono, Sekertaris Daerah Kota Malang, Dr. Idrus, dan beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). 

Pengukuhan Tim Saber Pungli ini merupakan tindak lanjut dari Presiden Joko Widodo yang sudah menabuh perang terhadap praktik pungutan liar yang meresahkan masyarakat. Tugas tim tersebut  yakni menggali informasi serta melaporkannya kepada pemerintah dan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.

Abah Anton mengatakan babwa jika tata kelola pemerintah yang baik merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan Kota Malang, sehingga Tim Saber Pungli merupakan mandat dan amanah dari masyarakat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan profesional sehingga cita-cita pembangunan dan optimalisasi pelayanan publik bisa direalisasi dengan baik.

"Budaya pungli yang selama ini masih terjadi harus segera dihapus, karena kepemimpinan yang bersih akan memberi dampak positif bagi tumbuh kembang ekonomi yang sehat," jelas Abah Anton.

Menurutnya, Budaya pungli yang bisa menjadi faktor gratifikasi ini harus segera dihapuskan dari Kota Malang dengan terbentuknya Tim Saber Pungli ini.

Bahkan Abah Anton menghimbau kepada semua masyarakat agar ikut andil mendukung pelaksanaan Saber pungli. 

Reporter : Heri Yulianto
Editor : Hairul Arifin
ad
Berita Sebelumnya Air Terjun Damar Wulan 'Surga Tersembunyi' di Kabupaten Jember
Berita Selanjutnya Menuju Bojonegoro 1, Arif Boedijono Canangkan Program Ekonomi Kerakyatan

Komentar Anda