UniqMag

Penjual Sapu Lidi di Situbondo Berharap Perhatian Pemerintah

berita terkini
Kartini saat bersama salah seorang tetangganya
ad

SITUBONDO, (suarajatimpost.com) - Seorang janda asal Dusun Sumberejo utara, Desa Sumberejo Kecamatan Banyuputih Situbondo  bernama Kartini hidup dalam kondisi memprihatinkan. Hal itu ia jalani sejak kebakaran tiga tahun lalu, yang mengakibatkan suaminya hangus. 

Hidup yang penuh keterbatasan, berpenghasilan dari menjual sapu lidi,  ia berharap ikut lebaran juga seperti warga pada umumnya.

Kartini selalu berpindah pindah tempat alias nomaden. Kadang menumpang di kebun warga sekitar, dari tempat yang satu ke tempat lainnya, sambil berdalih menjaga kebunnya. Penghasilan yang tidak pasti, ditambah tidak ada perhatian dari pemerintah, dan tidak mendapat jatah beras miskin, menbah kelngkapan cobaan hidupnya.

"Sudah tiga kali saya pindah sejak kebakaran. Tapi numpang di kebun orang sambil jaga tanamannya. Untuk makan hasil jual sapu dan cari kelapa kering dijual untuk beli kebutuhan," ungkap Kartini pada Selasa (20/6).

"Beras bagian saya cuma bulan yang lalu dapat pak, untuk yang bulan ini saya tidak kebagian," tambahnya.

Kepala Desa Sumberejo Kecamatan Banyuputih, Saruji, terkejut mendengar informasi itu. Ia berjanji akan mencarikan lahan serta membuatkan rumah yang layak buat mereka.

"Nanti saya musyawarahkan dan secepatnya akan segera diatasi warga saya. Untuk berasnya saya sudah memanggil Ketua RT. Ia menerangkan jika Kartini kerap pindah tempat sejak sebelum saya menjabat kepala desa. Pasti saya tindak lanjuti," pungkas Kepala desa Sumberejo.

Kartini tinggal jauh dari keramaian dan menempati gubuk sempit berukuran 2,5 X 3 meter, di antara kebun pisang tanpa listrik.

Reporter : Irwan Rakhday
Editor : Fani Wulandari
ad
Berita Sebelumnya Warga Lumajang Dibacok Orang Tak Dikenal
Berita Selanjutnya Permintaan Warga Klakah Lumajang Untuk Nonton Film G30S-PKI Terus Bergulir

Komentar Anda