UniqMag
jamu

Rakor Upsus Percepatan dan Evaluasi LTT, Kodim 0828/Sampang Siap Bantu Pemerintah di Sektor Pertanian

berita terkini
Rakor Upsus Percepatan dan Evaluasi LTT di aula Dinas Pertanian Kabupaten Sampang
ad

SAMPANG, (suarajatimpost.com) – Dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat di sektor pertanian, Kodim 0828/Sampang bekerja sama dengan Dinas Pertanian menggelar Rapat Koordinasi Upaya Khusus percepatan pencapaian dan evaluasi Luas Tambah Tanam (LTT) periode April-September 2017 di wilayah perdampingan BPTP Balitbangtan Jatim di Aula Dinas Pertanian, Selasa (08/08).

Pantauan suarajatimpost.com dilokasi, Dalam kegiatan tersebut dihadiri Komandan Kodim 0828/Sampang Letkol Inf Indrama Bodi, Kepala Dinas Pertanian Hari Suyanto MM, BPTP Balitbangtan Jatim Ir H Sendy, Kabid Penyuluhan Dispertan Bambang Subagyo, Pasi Ter Kodim 0828 Kapten Inf Miftahudin, Danramil/Danpos Kodim 0828 serta para PPL pertanian se-Kabupaten Sampang.

Dalam Sambutannya Dandim Letkol Inf Indrama Bodi menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak BPTP Jatim yang sudah menyempatkan waktunya datang ke wilayah Sampang. Menurutnya momen ini sangat baik bagi Kodim sebagai Tim Pendamping untuk mengevaluasi hasil panen terkait dengan LTT serta Sergap yang dilakukan bersama dengan semua pihak selama ini. 

"Hubungan LTT dengan Sergap ini harus seimbang, LTT bisa kita genjot akan tetapi untuk Sergap harapannya bisa selaras. Ini menjadi masukan kita, tanpa LTT yang baik maka Sergapnya tidak akan mendapatkan hasil yang baik pula," ungkap Dandim. 

Menurutnya, pihak Kodim 0828 siap membantu masyarakat dan Dispertan atau pemerintahan untuk meningkatkan LTT dan sergab agar para petani dan masyarakat tidak kekurangan pangan serta juga siap membantu perekonomian para petani.

"Dengan kondisi wilayah Sampang yang seperti ini, maka kita sekuat tenaga untuk membantu masyarakat dalam memenuhi target pertanian yang sudah di tentukan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Hari Suyanto MM mengemukakan bahwa target di wilayah Sampang 10.000 ton, tetapi masih belum mencapai target. Namun, pada bulan Juli sudah mencapai target.

"Kita juga tidak mau kalah dari Kabupaten yang ada di Madura, dari program pemerintahan kita sudah mencapai target di setiap bulannya berdasarkan hasil dari setiap wilayah," ungkapnya.
 
Menurutnya, dari program bantuan berupa pompa air dengan mendapatkan 10 unit pompa dari pemerintah, pihaknya sudah menyelesaikan dan menggunakannya di wilayah Kecamatan Jrengik, Torjun, Batu Karang dan Rabasan.

"Untuk penyerapan gabah atau sergab kita sudah menyiapkan di Desa Batu Karang dan Camplong," imbuhnya.

Terpisah, BPTP Balitbangtan Jatim yang dihadiri oleh Ir H Sendy mengatakan BPTP Jatim bawahan langsung dari pertanian. Dimana setiap Menteri Pertanian mau meninjau ke lokasi, itu masih melewati BPTP tugas dan tanggung jawabnya multi fungsi. 

"Dalam bidang pertanian itu tidak lepas dari petani dan tidak lepas kultur budaya, kita sudah pernah mencoba melakukannya dengan bantuan bibit unggul dan pendampingan namun masih kurang maksimal. Untuk di Madura ini peningkatan tanaman tidak mungkin bisa dilakukan dengan menaburkan bibit benih unggul yang dapat menghasilkan panen 7-8 ton, tapi harus melalui proses untuk peningkatan hasil tersebut," urainya.

Dijelaskannya, dengan di bantu oleh TNI terutama babinsa yang sudah meningkatkan LTT di Kabupaten Sampang yang semula cuma 1,2 % dan sekarang sudah meningkat. Ada dua masalah di Madura yang sangat mempengaruhi hasil panen yaitu panas dari matahari dan panas dari dalam tanah

"Jadi, harapan kami bantuan jangan hanya benih namun pupuk juga diperhatikan karena kultur tanah disini berbeda dengan daerah lain. Dengan adanya bantuan 10 pompa dari menteri pertanian agar langsung dipakai dan di beri pipanisasi untuk mengairi lahan pertanian," pintanya.

Ditambahkannya, bahwa dana dari pusat sebesar Rp 1 miliar yang salah satu peruntukannya untuk perbaikan saluran air senilai Rp 300 juta dan hal ini sudah di sepakati oleh Menteri Pertanian. Ia mengimbau untuk mensukseskan swadaya pangan yang sudah di program dari pemerintahan.

"Jangan cuma padi saja tetapi harus yang lainnya juga seperti jagung dan kedelai. Pada tahun 2018 nanti ada bibit benih jagung dan kedelai akan d[disingkat oleh WhatsApp]

Reporter : Juma'adi
Editor : Abdus Salam
ad
Berita Sebelumnya Dibutuhkan Wartawan Kabupaten dan Kota
Berita Selanjutnya Bandar Narkoba di Mojokerto Tewas Dengan Timah Panas

Komentar Anda