UniqMag
ad

Ratusan Warga Geruduk Dinas Pendidikan Blitar

berita terkini
Puluhan warga saat mendemo Dinas Pendidikan Blitar.
ad

BLITAR, (suarajatimpost.com) - Ratusan warga Blitar yang tergabung dalam (Forum Masyarakat Peduli Pendidikan) mengelar aksi di depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Aksi dilakukan sebagai bentuk keperihatinan terhadap dunia pendidikan, Jumat (11/08).

Mereka menduga adanya beberapa kecurangan dan penyimpangan dalam tahapan pencairan, pelaksanaan, dan pengadaan yang diduga dikondisikan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar.

Kordinator aksi Jontor Siswanto, mengatakan, 20 % dari anggaran APBN tahun 2017 adalah untuk pendidikan di perkirakan mencapai 2 trilyun lebih yang masuk ke Dinas Pendidikan kabupaten Blitar. Dimana yang Rp 23.086.600.000 adalah dana alokasi khusus untuk BOP PAUD/TK Kabupaten Blitar, Padahal angka total APBD Kabupaten Blitar tidak mencapai angka 2 Triliun.

"Sesuai dengan keputusan Bupati Blitar  NO.188/409.06/KPTS/2017 bahwa sekolah yang berhak mendapatkan dana BOP tahun anggaran 2017 berjumlah 1078 sekolah baik TK/PAUD dengan nilai total Rp. 23.088.600.000, sesuai Juknis BOP tahun 2017 kegiatan yang di perbolehkan, 50% (Rp. 11.544.300.000) untuk pembelanjaan Pembelajaran, 35% (8.081.010.000) untuk pembelanjaan pendukung, 15% (Rp. 3.463.290.000) kegiatan lain-lain," jelasnya. 

Dalam aksi itu FMPP Blitar (Forum Masyarakat Peduli Pendidikan ) Menuntut untuk menghentikan semua proses yang melalui dana BOP tahun 2017 yang diduga dikondisikan oleh oknum Dinas Pendidikan melalui IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak) Kab Blitar dan KKTK (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kabupaten Blitar dan menghapus mafia di lingkungan Dinas Pendidikan kabupaten blitar.

"Kami telah mengantongi banyak bukti adanya dugaan penyimpangan tersebut," pungkas Jontor kepada suarajatimpost.com.

Reporter : Nanang Habibi
Editor : Fani Wulandari
ad
Berita Sebelumnya DPD PPMI Sumsel Gelar Musda Ke-IIĀ 
Berita Selanjutnya Tiga Kali Mangkir, DPRD Jember Akan Tindak Tegas Pejabat Pemkab

Komentar Anda