UniqMag
ad

Terkait Sengketa TTID Bojonegoro, Tan Djien Hwat Menghormati Putusan PN

berita terkini
Tan Djien Hwat saat dikonfirmasi.
ad

BOJONEGORO, (suarajatimpost.com) - Dalam pembacaan putusan yang dipimpin oleh Majelis Hakim Haris S. Lubis Kamis (10/08/17) siang kemarin, menyatakan bahwa Hari Widodo Rahmat alias TanTjien Hwat sebagai terlawan dua, serta Yayasan Harapan Sinar Bahagia Bojonegoro (HSBB) yang diwakili oleh Hari Widodo Rahmat alias Tan Tjien Hwat, Majelis Hakim memutuskan menolak gugatan yang diajukan oleh pelawan.

Dengan putusan tersebut Tan Djien Hwat saat dikonfirmasi di klenteng Jum'at (11/08/17) pagi menyatakan, apa yang menjadi putusan Pengadilan Negeri Bojonegoro sangat ia hormati.

"Tetapi perlu dipahami jika kita masih bisa melakukan upaya hukum yang lain dengan cara banding ataupun kasasi," jelasnya. 

Sementara, mengenai putusan pihaknya sudah memprediksi sebelumnya.

"Dan kita akan konsultasi ke PH terlebih dahulu mengenai langkah apa yang akan diambil nantinya, karena kita diberi waktu 2 minggu untuk memperbaiki kembali materi gugatan," imbuhnya. 

Sedangkan adanya isu yang menyatakan jika para hakim sudah dibeli dan diberi uang oleh Gandhi untuk memenangkan perkara ini. Tan Djien Hwat mengatakan, pihaknya tidak pernah mengatakan hal seperti itu.

"Bahkan saya tidak pernah dikonfirmasi oleh wartawan yang memberitakan tersebut, jadi secara tegas saya katakan statement di salah satu media tersebut tidak benar adanya," pungkasnya.

Reporter : Aji Susanto
Editor : Fani Wulandari
ad
Berita Sebelumnya Dibutuhkan Wartawan Kabupaten dan Kota
Berita Selanjutnya Menuju Bojonegoro 1, Arif Boedijono Canangkan Program Ekonomi Kerakyatan

Komentar Anda