UniqMag
ad

Polres Tuban Gairahkan Deteksi Kanker Serviks

berita terkini
Ibu Bhayangkari, Persit Chandra Kirana, Polwan, PNS Polri dan masyarakat umum saat mendengarkan sambutan
ad
TUBAN, (suarajatimpost.com) -  Deteksi dini kanker serviks menjadi perhatian dan langkah Polres Tuban untuk membangkitkan gerakan preventif terhadap segala kemungkinan penyakit yang bisa diderita wanita khususnya kanker.

Bertempat di gedung serba guna Polres Tuban, siang tadi, Polres Tuban bekerjasama dengan Rumah Sakit NU Tuban mengajak seluruh Ibu Bhayangkari, Persit Chandra Kirana, Polwan, PNS Polri dan masyarakat umum untuk mengenal gejala dan tanda kanker serviks.

“Kita ini terkadang banyak mengurus orang lain hingga lupa pada diri sendiri dan keluarga, dengan moment ini kita manfaatkan untuk memperhatikan diri, keluarga dan lingkungan kerja,” ucap Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad mengawali sambutannya ditengah HUT Polwan ke 69 dan hari Gerak Bhayangkari ke 65 Polres Tuban.

"Teori manapun menyatakan pencegahan itu lebih efektif dari pada pengobatan apalagi urusan kesehatan, kadang kita tidak sadari tiba-tiba sakitnya sudah stadium lanjut,“ tambah Kapolres.

Sementara istri Kapolres sebagai ketua cabang Bhayakari Tuban, Dalla Fadly Samad berpesan, penyebab kematian dari kanker serviks ini cukup besar, ini bisa dicegah dan disembuhkan bila mendeteksinya lebih dini.

“Jangan sampai datang ke dokter sudah dalam keadaan sakit dan terdapat benjolan maupun infeksi,” tutur istri Kapolres.

Direktur STIKES NU Tuban, Mohammad Munir yang hadir dalam kesempatan itu, melihat perkembangan industri di Tuban sangat cepat, ini berpengaruh pada sisi kesehatan masyarakat.

Analis Munir, dengan tumbuh kembangnya salon SPA  yang menyuguhkan berbagai servis kecantikan, terkadang bisa berdampak negative bagi wanita. Sebab servis yang diberikan hanya perawatan rambut, wajah, kaki dan kuku. Masih banyak wanita yang lupa untuk merawat  fullva higene (daerah V). Sedangkan ureter (saluran kencing) wanita itu pendek sehingga bakteri mudah masuk pada saat buang air.

"Jadi kanker itu tidak hanya disebabkan oleh kontak hubungan badan saja, namun faktor external juga bisa mempengaruhi,” jelasnya.
Reporter : Amin Ramdhan
Editor : Fani Wulandari
ad
Berita Sebelumnya Wali Kota Pagar Alam Bersama Pokdarwis Bersihkan Sungai Suban
Berita Selanjutnya Tiga Kali Mangkir, DPRD Jember Akan Tindak Tegas Pejabat Pemkab

Komentar Anda