UniqMag
ad

Polres Mojokerto Berhasil Ungkap Empat Kasus

berita terkini
Pelaku saat digelandang ke halaman Polres Mojokerto.
ad

MOJOKERTO, (suarajatimpost.com) - Polres gelar press release dari berbagai media. Ada empat perkara yang kali ini dirilis oleh Polres Mojokerto yakni, penangkapan pengedar sabu, pengedar pil koplo atau dobel L, penganiayaan dan pencurian.

Rilis pertama soal pengedaran narkoba jenis sabu yang berhasil diungkap di Mojoanyar barang bukti 0,41gram, kedua di Bangsal barang bukti 1gram, ketiga cukup menarik karena pada waktu Satlantas Polres Mojokerto melakukan razia cipta kondisi multi sasaran berhasil menangkap dua pengedar di lain tempat. 

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mengatakan tersangka pertama membawa sabu 7,4 gram setelah melakukan pengembangan oleh anggota  Satreskoba berhasil menangkap tersangka kedua perempuan. Dari perempuan ini anggota berhasil mengamankan sabu 8,4 gram. Dan semua tersangka pengedar narkoba ini dijerat dengan UU Nomor Pasal Nomor 35 Tahun 2009.

"Pengungkapan kedua terkait dengan undang-undang nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Pertama di daerah Trowulan didapatkan barang bukti kurang lebih 50 butir. Yang kedua barang bukti sebanyak 544 butir di Dusun Kalan, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto," jelasnya.

Ia menambahkan, pengungkapan ketiga tindak pidana bersama-sama kepada orang memakai barang atau penganiayaan pasal 170 (1) 351 (1) (2) dan (4) kejadian pada tanggal 25 Juni 2017. 

"Awalnya korban berboncengan dengan kawannya dan di tengah jalan kendaraannya kehabisan bahan bakar, mereka mencari penjual bahan bakar dan di tempat penjual bahan bakar itu datang kurang lebih 5 orang langsung dipukul, dikeroyok memakai alat batu bata hingga kepala korban bocor," imbuhnya. 

Menurutnya, pelakunya sebenarnya ada sembilan orang, tujuh sudah diamankan dan dua masih DPO (daftar pencarian orang) tapi karena penjara tidak besar sehingga dititipkan ke lapas kelas dua Mojokerto.

Keempat pengungkapan pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP ayat 1 dan 3 kejadian di Karangkuten, Kecamatan Gondang. 

"Dengan mengambil besi ukuran setengah meter untuk pembuatan jalan beton. Tersangka 3 orang yang sudah diamankan 2 orang 1 masih DPO, tersangka ini memakai motor untuk membawa hasil curiannya," sambungnya. 

Hasil curiannya di jual ke rosokan dan dijual dengan harga 2700/kg, total kerugian korban yakni Rp 52.000.000.

"Semua perkara ini masih dalam  pengembangan anggota Polres Mojokerto," pungkasnya. 

Reporter : Achmad Supriyadi
Editor : Fani Wulandari
ad
Berita Sebelumnya Dibutuhkan Wartawan Kabupaten dan Kota
Berita Selanjutnya Jelang Lomba Lari 5K, Plh Danramil 0828/12 Robatal Rapat di Kantor KONI

Komentar Anda