UniqMag
ad

Bekas Makam Pahlawan Letnan Nidin Di Situbondo 20 Tahun Tak Dikunjungi

berita terkini
Suasana renungan malam di Bekas Makam Letnan Nidin.
ad

SITUBONDO, (suarajatimpost.com) - Bekas makam pertama pahlawan Situbondo, Letnan Nidin masa agresi militer Belanda I di Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo 20 tahun tak dikunjungi. 

Bahkan tak ada penanda di sana. Padahal bekas makam itu dinilai memberikan kisah sejarah perjuangan Letnan Nidin.

Sebagaimana disampaikan oleh Junaidi, Senior pramuka di Kecamatan Asembagus, bahwa bekas makam  pejuang kemerdekaan yang gugur di Desa Kedunglo itu adalah bekas makam pertama.

"Menurut info yang kami terima,  ini adalah bekas makam pertama di masa Presiden Sukarno, lalu dipindah ke makam umum dan selanjutnya pada masa orde baru dipindah ke Taman Makam Pahlawan Situbondo," terang Junaidi saat menggalang Sakakartika Dodiklatpur Asembagus untuk doa bersama, prosesi bakar lilin dan tabur bunga pada Rabu (16/8/2017) malam.

"Ini penting sebagai penanda sejarah. Jadi kami harapkan bekas makam ini ditandai setelah 20 tahun tidak lagi dikunjungi dalam kegiatan napak tilas. Terakhir napak tilas yaitu pada tahin 1997," papar Junaidi.

Hal senada diungkapkan Mohammad Ilyas dari 'Suara 3CS'. Ia mengatakan bahwa penting bekas makam itu ditandai demi meneladani spirit perjuangan para pendahulu. 

Informasi yang dihimpun suarajatimpost.com, Letnan I Nidin Sastro Prayitno (22) adalah
Komandan Seksi Gabungan Anggota
Batalyon 5 dan Anggota Kelaskaran. Beliau
gugur pada tanggal 31 Agustus 1947 di Gladak Dalem, Kecamatan Arjasa.

Reporter : Irwan Rakhday
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Dibutuhkan Wartawan Kabupaten dan Kota
Berita Selanjutnya Lindungi Pertanian, DPRD Sumenep Siapkan Raperda PLP2B

Komentar Anda