UniqMag
ad

Wazilah Sang Perempuan Tuna Netra Hidup Sebatangkara

berita terkini
Wazilah, penderita tuna netra Dusun Lengkongbarat, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember
ad

JEMBER,(suarajatimpost.com) - Terlihat seorang nenek tua sedang tersenyum, dengan memakai kaos oblong warna gelap. Rambutnya terlihat memutih  menandakan dia sudah mulai usia senja.Tidak terlihat anting atau perhiasan berharga lain yang menepel di tubuhnya.

Dia tinggal di sebuah rumah ukuran 3 X3 meter terbuat dari bambu berlantaikan tanah, dinding rumah yang terbuat dari anyaman mulai terlihat bolong dimakan usia.

Tidak ada perabot berharga terlihat di rumahnya, hanya tumpukan kayu bakar dan tungku yang terbuat dari tanah terlihat menghitam bersebelahan dengan tempat tidurnya.

Wazilah nama panggilannya, dia hidup sebatangkara tinggal seorang diri, di Dusun Lengkongbarat, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember.

Dirinya dikenal warga sebagai perempuan tua yang menyandang tuna netra (buta), semenjak dia kecil. Aktifitas kesehariannya hanya menggunakan tongkat sambil meraba-raba.

Anehnya, dia bisa menyapu bersih semua ruangan, menimba air di sumur, bahkan memasak dengan menggunakan kayu bakar layaknya manusia normal pada umumnya.

 “Memang aneh, siapaun tidak akan percaya, bisa dibuktikan kalau ibu itu bisa menyapu bersih dalam rumah dan bisa memasak menggunakan tungku,” jelas Zainul salah seorang tetangganya, Minggu (29/09) siang.

Bagi Wazilah, bisa berdo’a dan sholat saja adalah nikmat yang luar biasa baginya. Dia hanya pasrah menunggu belas kasihan orang dari orang lain hanya sekedar untuk pengganjal perut di rumah tua yang sudah sangat tidak layak untuk ditempati.

“Saya sudah tidak punya siapa-siapa, ada saudara tapi jauh. Bagaimana lagi, ini adalah karunia ALLAH yang harus saya jalani,” jelasnya dengan nada lirih.

Kalau hujan, rumah yang dia tempati bocor. Maklum saja, kondisinya sudah mulai rapuh, hanya ayam dan kucing peliharaannya yang setia menemani setiap saat.

Saat ditanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) untuk ditanyakan umurnya, dirinya mengaku tidak tau.

Lengkap sudah penderitaan perempuan renta ini,  tidak mungkin baginya untuk bekerja, karena keterbatasan fisiknya.

Wazilah salah salah satu dari ribuan warga Kabupaten Jember, yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Yang sampai saat ini, hidupnya kekurangan dan butuh uluran tangan.

Reporter : Imam Khairon
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Dibutuhkan Wartawan Kabupaten dan Kota
Berita Selanjutnya Komunikasi Sosial Babinsa Koramil 0828/08 Sokobanah Agar Silaturahmi Terjaga

Komentar Anda