UniqMag
ad

Bupati Jember Akui, yang Berikan Ijin Penggunaan JSG

berita terkini
Bupati Jember dr. Faida MMR
ad

JEMBER, (suarajatimpost.com) - Bupati Jember , Faida mengakui  bahwa memang dirinya yang memberikan izin digunakannya stadion Jember Sport Garden (JSG) untuk pertandingan sepak bola antara Persebaya Surabaya melawan Semeru FC Lumajang.

Hal itu disampaikan bupati, usai mengikuti rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Jember mengenai Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2017 di gedung parlemen, Kamis (5/10) kemarin.

Menurutnya, terkait pengamanan dan kericuhan yang terjadi di stadion tersebut, bukan menjadi tanggung jawab bupati melainkan tanggung jawab Kepala Polisi Resort (Kapolres) Jember sesuai dengan tupoksinya.

“Kita berikan izin (penggunaan JSG) karena ada kesanggupan dari panitia pelaksana (panpel) untuk mengganti apabila ada kerusakan, dan bersedia untuk koordinasi dengan polres untuk urusan keamanannya,” tuturnya.

Menurut Faida, pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tersebut bersama dengan Polres Jember, agar jelas dan fokus dalam menyelesaikan persoalan yang muncul tersebut.

“Karena kalau bupati ranahnya hanya meminjamkan stadion, kalau ranah keamanan itu polres,” ujar Faida kepada sejumlah wartawan,” jelasnya

 “Karena kalau bupatinya turun, nanti kesibukannya ganti (bukannya malah menghalau kericuhan), tetapi malah mengamankan bupati. Agar tidak menambah masalah ya dibagi tugas itu,” tambahnya.

Sementara itu saat diwawancara secara terpisah, menanggapi kericuhan yang terjadi di stadion JSG Jumat (06/10), ditanggapi keras oleh Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi.

“Saya menyayangkan terjadinya kerusuhan yang harusnya sudah bisa diprediksi sejak awal. Sebab hari  Minggu sebelumnya, sudah terjadi bentrok antara Bonek dengan PSHT di Surabaya. berakibat 2 orang anggota PSHT tewas. Sehingga bisa diprediksi, momen di Jember kemarin itu, menjadi ajang balas dendam bagi PSHT,” ujar Ayub kepada sejumlah wartawan saat meminta klarifikasi dari Polres Jember dan Dinas PU Cipta Karya, Jumat (06/10) siang.

Legislator dari PKB ini menyampaikan, harusnya pemerintah daerah tidak perlu memberikan izin terkait pertandingan tersebut dilaksanakan di Jember. Apalagi yang bertanding bukan Persid ataupun juga Jember United (JU) yang merupakan klub kebanggaan Kabupaten Jember.

Reporter : Imam Khairon
Editor : Fani Wulandari
ad
Berita Sebelumnya Dibutuhkan Wartawan Kabupaten dan Kota
Berita Selanjutnya Puting Beliung 'Ngamuk', Puluhan Rumah Warga Sumenep Hancur

Komentar Anda