UniqMag
ad

Bantuan Beras di Guluk-Guluk Sumenep Rawan Penyelewengan

berita terkini
Beras yang diturunkan di Balai
ad

SUMENEP, (suarajatimpost.com) - Bantuan beras untuk warga Desa Guluk - Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur diduga diselewengkan.

Bantuan beras dari Dinas Sosial Provinsis Jawa Timur sebanyak 908 sak dengan takaran 5 kg per saknya itu diturunkan di balai desa, namun telah dialihkan ke dusun lain di Kadibas.

“Sebanyak 908 sak bantuan tersebut baru tiba di balai desa. Senin, 10 Oktober sekitar Pukul 08.30 Wib. Setelah diturunkan (kemudian) diangkut lagi dan di turunkan di dekat salah satu (rumah) Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan inisial ES," ucap Mustafiq warga desa Guluk-guluk melalui telepon seluler. Selasa, (10/10/2017).

Bahkan setiap penerima bantuan beras miskin (Raskin), dibebankan untuk menebus beras Rp. 1.600 per Kg. 

“Tidak ada alasan bagi aparat desa untuk mengalihkan bantuan ke rumah warga. Ini patut dicurigai adanya rencana penyelewengan secara masif,” ungkapnya.

Ia menilai pemindahan beras dari balai desa ke rumah warga tidak sesuai aturan karena mengganggu keamanan bantuan.

"Mestinya bantuan itu diletakan di balai desa dan langsung didistribusikan. Karena saat dipindah lokasi keamanan tidak terjamin, apalagi ke rumah warga,” imbuh Aktivis LAPGAP itu.

Salah satu aparatur Desa Guluk - Gulu Achmad Wail membenarkan bahwa beras tersebut mulanya di turunkan di balai desa. 

"Jam 08:00 Saya ke balai, memang betul ada dua truk yang parkir di balai yang di dalamnya beras jaringan. Saat Saya tanya pada salah satu (petugas) Apel Tanodung, katanya itu bantuan dari Dinas Sosial Jawa Timur. Namun secara detail Saya tidak tahu, karna sebelum selesai di turunkan dari truk Saya pergi kelokasi proyek," cakapnya.

Senada dengan Achmad Wali, Camat Guluk - Guluk Sutrisno membenarkan jika ada pengalihan lokasi tersebut.

“Benar, saat ini berada di Dusun Kadibas,” singkatnya.

Pemindahan lokasi itu demi keamanan. Karena bantuan tersebut baru akan didistribusikan besok, Rabu (11/10/2017).

Sampai berita ini di tayangkan, belum juga aparatur desa memberikan kupon bagi penerima.

Reporter : Rasyidi
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Jember Masih Lamban
Berita Selanjutnya Puting Beliung 'Ngamuk', Puluhan Rumah Warga Sumenep Hancur

Komentar Anda