UniqMag
jamu

Secara Bergantian, SMAN 01 Klakah Minta Koramil Klakah Fasilitasi Nobar G30S-PKI

berita terkini
Sertu Dwi Alfian saat beri pemaparan jelang kegiatan
ad

LUMAJANG, (suarajatimpost.com) - Sudah memasuki pertengahan bulan Oktober. Moment 30 September lewat, namun antusias masyarakat utamanya dikalangan lembaga pendidikan masih tinggi dalam halnya berkeinginan untuk difasilitasinya giat nonton bareng film pengkhianatan G30S-PKI oleh personil TNI.

Saat ini Kamis (12/10/2017), Makoramil Klakah 0821/05 penuhi permintaan pihak SMAN 01 Klakah untuk difasilitasi nobar film G30S-PKI diperuntukkan bagi siswa-siswi secara berkala, bergantian hingga nonton secara keseluruhan perkelas.

Sertu Dwi Alfian Babinsa Mlawang mengatakan, pihaknya atas nama Koramil 0821/05 Klakah selalu siap menampung aspirasi masyarakat diwilayahnya terlebih berkaitan dengan ketahanan NKRI.

"Ini yang ke dua kalinya ditempat yang sama di aula SMAN 01 Klakah, dibagi bertahap bergantian secara berurutan karena jumlah siswanya banyak, dan ini masih ada lagi dalam beberapa hari kedepan," ucapnya.

"Juga sebagai moment memperkenalkan sejarah pada generasi penerus agar sedianya dipahami. Jelang pemutaran film kita beri pemahaman penjelasan soal sejarah yang sempat dulu ada pahit ketirnya dengan dilandaskan supaya tidak terjadi lagi. SMAN 01 Klakah ini terletak di wilayah Desa Mlawang," imbuhnya.

Disisi lain, Drs. Mukhlis Kepala Sekolah bertempat diadakan kegiatan ini juga mengutarakan hal yang sama dengan apa yang disampaikan sertu Dwi Alfian.

"Kami setuju sekali dan mendukung, oleh karenanya kami minta nanti secara bergiliran siswa setiap kelas bisa menyaksikan," ujarnya

Masih kata Mukhklis, komunis itu bahaya laten, jadi menurutnya perlu kebersatuan sembari memperkuat generasi muda agar peristiwa kelam terdahulu tidak terjadi lagi.

"Jika generasi kita tertanam rasa cinta pahlawan, paham akan sejarah, pastinya mereka akan cinta pada negaranya maka ini akan menjadi pondasi kuat bangsa ini kedepan," tukasnya.

"Sesuai dengan latar belakang saya guru PPKN, jadi ketika generasi muda itu tau apa dan bagaimana yang sebenarnya terjadi, maka akan lebih kuat dan generasi penerus kita tidak akan mudah difitnah," pungkasnya.

Reporter : Hermanto
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Sejumlah Siswa Ini Kunjungi Rumah Pintar KPU Blitar
Berita Selanjutnya Bandar Narkoba di Mojokerto Tewas Dengan Timah Panas

Komentar Anda