UniqMag
jamu

Sempat Turun, Harga Garam Rakyat di Sumenep Kembali Naik

berita terkini
Lahan pegaraman di Desa Pinggir Papas Kalianget Sumenep.
ad

SUMENEP, (suarajatimpost.com) - Sempat turun, harga garam rakyat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai naik.

Harga gram rakyat tersebut saat ini mencapai Rp 2 juta per ton. Sementara sebelumnya Rp1,5 juta per ton.

Syamsuri, salah seorang petambak garam asal Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget mengatakan bahwa harga garam rakyat kembali naik karena faktor cuaca.

"Harga garam mulai naik lagi, itu karena cuca sejak sepekan terakhir kurang mendukung, meskipun tidak sampai turun hujan," jelasnya, Kamis (12/10).

Menurutnya, Jjika cuaca membaik produksi bisa dilakukan dalam waktu satu minggu, jika cuaca kurang membaik seperti saat ini masa produksi membutuhkan waktu 12 hingga 15 hari.

"Maklumlah kalau lebih mahal," imbuhnya.

Sementara, Kepa Dinas Perikanan Sumenep, Arif Rusdi mengatakan bahwa hasil produksi hingga pekan pertama bulan Oktober 2017 mencapai 93.890 ton. Sementara, target produksi garam pada tahun ini sebanyak 125 ribu ton.

“Pada akhir bulan September baru mencapai 47 ribu ton, tapi hingga pekan pertama di bulan Oktober ini produksi garam rakyat sudah mencapai 93.890 ton lebih,” jelasnya.

Arif Rusdi menambahkan, produksi garam rakyat pada musim kemarau tahun ini sempat terkendala anomali cuaca diawal musim berupa turun hujan. Akibatnya, pada akhir Juli lalu, produksi garam rakyat hanya 850 ton.

“Produksi garam rakyat baru mulai normal pada pertengahan Agustus sehingga hasil produksi pada akhir Agustus bisa mencapai 24 ribu lebih,” pungkasnya.

Reporter : Hairul Arifin
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Secara Bergantian, SMAN 01 Klakah Minta Koramil Klakah Fasilitasi Nobar G30S-PKI
Berita Selanjutnya Bandar Narkoba di Mojokerto Tewas Dengan Timah Panas

Komentar Anda