UniqMag
ad

Bermodal 10.000, Pria Asal Blitar Ini Jadi Jutawan

berita terkini
Riyanto menunjukan miniatur kapal buatanya
ad

BLITAR, (suarajatimpost.com) - Limbah kayu sering kali hanya dibuang begitu saja atau digunakan untuk bahan bakar untuk memasak. 

Namun, di tangan Riyanto (33) warga Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, barang-barang tersebut disulap menjadi miniatur kapal dengan berbagai model yang harganya mencapai jutaan rupiah.

Berbekal tekad dan belajar secara otodidak dengan modal awal Rp. 10.000, usaha yang ia rintis kini kian melejit dan meraup untung  jutaan rupiah perbulan

"Alhamdulillah mas, saya awalnya bingung mau kerja apa karena nganggur. Berbekal pengalaman pernah naik kapal Pinisi dan berkat hal itu saya terinspirasi membuat miniatur kapal dari bahan dasar kayu," tuturnya kepada suarajatimpost.com, Kamis (19/10).

Riyanto mengatakan, awalnya dirinya memanfaatkan limbah kayu milik tetangga untuk membuat miniatur kapal dan tak disangka-sangka miniatur kapal tersebut banyak diminati, hingga ada pembeli asal negara Jerman.

"Usaha yang sejak tahun 2015 saya banggun kini omzetnya rata -rata Rp 10 juta per bulan. Ini lagi sepi mas, jadi omset di bulan ini hanya Rp 6 juta, namun rata-rata setiap bulan biasanya hingga mencapai Rp10 juta," katanya Kamis (19/10).

Bapak satu anak tersebut menjelaskan, untuk membuata satu unit miniatur kapal membutuhkan waktu 3 hari sampai 3 minggu, karena itu miniatur kapal tersebut dipatok harga mulai dari Rp150 ribu hingga Rp 5 juta per unitnya.

"Rata-rata pemesanan miniatur kapal untuk souvernir, tapi tak sedikit juga pemesanan dari mancanegara Taiwan bahkan ada juga dari Jerman," imbuhnya.

Tak hanya bisa membuat miniatur kapal, Riyanto juga melayani pesanan yang lain seperti miniatur pesawat, rumah bahkan bus.

Reporter : Nanang Habibi
Editor : Ismi Fausiah
ad
Berita Sebelumnya Wakil Bupati Pamekasan Kukuhkan Dewan Pendidikan
Berita Selanjutnya Lindungi Pertanian, DPRD Sumenep Siapkan Raperda PLP2B

Komentar Anda