Senin, 27 Juni 2022
Ramadan

Mahalnya Tiket Air Panas Padusan Pacet Kembali Viral, Begini Penjelasan Kadisporapar Kabupaten Mojokerto

profile
Andy

05 Mei 2022 13:16

750 dilihat
Mahalnya Tiket Air Panas Padusan Pacet Kembali Viral, Begini Penjelasan Kadisporapar Kabupaten Mojokerto
Viral postingan netizen terkait mahalnya tiket wana wisata air panas Padusan

MOJOKERTO - Mahalnya tiket air panas Padusan Pacet kembali viral di sosial media Facebook, Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Norman Handito pun memberikan penjelasan.

Setelah dikonfirmasi oleh jurnalis, suarajatimpost.com Kadisbudporapar Kabupaten Mojokerto Norman Handito menyampaikan, jadi intinya itu di dalam wana itu terdapat banyak investor, bukan hanya Pemkab yang investasi kolam air panas di situ.

"Tetapi ada investasi yang lainnya di situ, yang masing-masingnya memiliki tarif sendiri. Karena itu dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), swasta. Sehingga ketika orang masuk wana merasa sudah bayar, padahal belum bayar itu untuk masuk ke obyek-obyeknya," ungkap Norman Handito.

Menurut Norman, loket gapura depan itu adalah untuk karcis masuk kawasan. Di dalam kawasan ada beberapa obyek wisata milik Pemkab (bekerjasama dengan Perhutani), milik LMDH, dan swasta, pengunjung bebas memilih. Untuk masuk ke obyek-obyek itu ada tarif tersendiri. Tarifnya murah, untuk kolam air panas milik Pemkab hanya Rp 10.000 saja.

"Untuk harga tiket masuk kawasan Rp 15.000, asuransi Rp 500, parkir roda empat (R4) Rp 3.000, sedangkan parkir roda dua (R2) Rp 2.000. Yang milik kami (Pemkab), untuk sementara ini hanya kolam air panas Padusan dengan tarif  Rp. 10.000 untuk dewasa, sedangkan anak-anak hanya Rp. 7.500. Mau liburan atau nggak liburan harganya tetap segitu. Yang membuat orang keberatan itu sebenarnya ketika mereka parkir terus dicuci dengan tarif Rp 20.000, itu yang memberatkan pengunjung," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk parkir swasta dan cuci itu bukan domainnnya Disbudporapar, sehingga pihaknya enggan berkomentar. Untuk cuci sebenarnya tidak harus itu, ketika pemilik mobil mengatakan tidak perlu dicuci maka tidak akan dicuci.

"Yang simpang siur itu, adalah ketika parkiran yang di bawah dengan tarif Rp 3.000 untuk R4 dan Rp 2.000 untuk R2, yang dibayar di loket gapura masuk itu penuh. Maka mereka akan naik dan memarkirkan mobilnya di lahan milik swasta sehingga pihak swasta yang telah berwisata itu yang menarik tarif parkir. Jadi itu hal yang berbeda, andaikan muat di parkiran bawah tidak akan ditarik lagi," pungkasnya.

Sebelumnya, pemilik akun Facebook bernama Mxxxxxxx Rxxx menulis dibebankan membayar Rp 15.000 per orang di depan dan biaya parkir mobil Rp20 ribu. Nominal itu belum termasuk tiket masuk ke wisata air panas.

Pemilik akun yang menyebut bahwa sebelumnya Wakil Bupati sudah melakukan sidak ke lokasi. Ia pun menyayangkan sidak itu tidak membuat perubahan di lokasi favorit berlibur masyarakat Mojokerto.

"Piye lurr?? Biyen jarene wakil bupati sidak banyu panas Kok tetep bayar di depan per orang 15rb, parkir mobil 20rb, belum tiket masuk?? Biyen sidak e gak menghasilkan berarti," tulis Mxxxxxxx Rxxx dalam postingan seperti dilihat suarajatimpost.com .

Sejak 12 jam diposting Kamis (5/5/2022), sudah ada 120 komentar serta tanda suka dari 344 warganet. Mereka juga mengomentari hal yang sama terkait mahalnya tiket wisata air panas Padusan Pacet. Bahkan ada yang mengaku tidak menerima karcis usai membayar mahal.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Mahalnya Tiket Air Panas Padusan Pacet Kembali Viral, Begini Penjelasan Kadisporapar Kabupaten Mojokerto

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT