Minggu, 28 Mei 2023
Ramadan

Kemerdekaan Bangsa Indonesia Terjadi Pada Bulan Ramadan

profile
Arkana

27 Maret 2023 04:11

1.6k dilihat
Kemerdekaan Bangsa Indonesia Terjadi Pada Bulan Ramadan
Kilas balik kemerdekaan bangsa Indonesia yang diproklamirkan oleh Bung Karno, terjadi pada bulan Ramadan. (suara.com)

Tafakur Ramadan, SJP – Menarik kembali benang merah situasi kemerdekaan bangsa Indonesia sangat sakral, sebab terjadi di bulan sakral, yakni bulan ramadan.

Ramadan, bagi masyarakat Indonesia kala zaman perjuangan, bukan saja sebagai bulan agung umat Islam. Namun bulan bersejarah bagi negara berasas Pancasila ini.

Dilansir suarajatimpost.com dari indonesiabaik.id kembali mengingatkan bahwa detik-detik proklamasi kemerdekaan 1945 juga bertepatan dengan Ramadan. 

Pada Ramadan 1444 ini, umat Islam di Indonesia kembali menjalankan ibadah puasa. Itu semua mengingatkan umat Islam mengenai pentingnya Ramadan sebagai starting point menuju perubahan dari masa-masa ketertindasan menuju kemenangan, dan dari kemiskinan menuju kesejahteraan.

Persistiwa-peristiwa penting menuju kemerdekaan Indonesia terjadi pada bulan Ramadan 1334 H. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dibentuk satu hari menjelang malam pertama bulan Ramadan.

Pada tanggal satu Ramadan, tentara sekutu menjatuhkan bom ke kota Nagasaki yang berakibat lumpuhnya kekuatan Jepang dan berada di ambang kekalahan perang.

Keesokan harinya pada tanggal dua Ramadan, Soekarno, Hatta dan Radjiman menemui Marsekal Terauchi di Vietnam untuk membicarakan kemerdekaan Indonesia. 

Pada tanggal 6 Ramadan Jepang menyerah kepada sekutu. Hingga akhirnya para pemuda menyusun kerjasama dan siasat untuk merebut kekuasaan dari Jepang.

Pada malam harinya sekitar pukul 22.00 tanggal 7 Ramadan, para pemuda yang dipimpin oleh Wikana mendatangi kediaman Soekarno untuk mendesak Proklamasi kemerdekaan dilakukan malam ini juga. Dini hari pada 8 Ramadan Soekarno dan Hatta diculik ke Rengasdengklok.

Bung Karno menuturkan bahwa sejak dari Saigon, sudah merencanakan proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 karena diyakini 17 merupakan angka keramat. 

Al- Qur’an diturunkan pada 17 Ramadan. Shalat Seharinya terdiri dari 17 Rakaat, dan diplihnya hari yang mulia, Jumat (Api sejarah 2).

Selama masa persiapan menuju kemerdekaan,Bung Karno meminta rekomendasi dari beberapa Ulama.

Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan rekomendasi yang diberikan oleh KH Abdoel Moekti dari Muhammadiyah. Selanjutnya, KH Hasyim Asy’ari memberikan kepastian kepada Bung Karno untuk tidak takut memproklamirkan kemerdekaan.

Penculikan berakhir ketika Mr Achmad Soebardjo menjemput Soekarno dan Hatta untuk kembali ke Jakarta. Menurut Mr. Achmad Soebardjo, pukul 03.00 pada waktu sahur Ramadan teks proklamasi didiktekan oleh Bung Hatta, dan di tulis oleh Bung karno. (**)

Penulis: Syaiful Islam
Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kemerdekaan Bangsa Indonesia Terjadi Pada Bulan Ramadan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT