Rabu, 17 Agustus 2022
Advetorial

Jambore BUM Desa Jatim ke-2, Khofifah Gandeng PKN STAN untuk Capai Desa Devisa

profile
Andy

24 Juni 2022 23:22

653 dilihat
Jambore BUM Desa Jatim ke-2, Khofifah Gandeng PKN STAN untuk Capai Desa Devisa
Gubernur Khofifah memberikan bantuan keuangan kepada perwakilan. (SJP)

MOJOKERTO - Buka Jambore BUM Desa Jatim ke-2, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sosialisasikan desa devisa, Jumat (24/6/2022).

Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Direktur PKN STAN, Rahmadi Murwanto karena sudah mendampingi 200 BUM Desa, dengan 15 tim.

"Saya rasa ini akan menjadi penguatan secara substantif dan kualitatif dari seluruh pengelola BUM Desa yang ada di Jawa Timur. Tahun 2020, klinik BUM Desa di Jawa Timur masuk pada Top 45 Inovasi Publik Kemenpan RB. Nah, kalau didampingi itu bisa lolos ke PBB, Insyaallah," ungkap Khofifah Indar Parawansa di Poetok Soeko, Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan, hari ini pihaknya ingin sekalian mengkoordinasikan dan mengonfirmasi Lembangan Pembiayan Ekspor Indonesia (LPEI) itu menyiapkan format desa devisa. Dari desa devisa yang terkonfirmasi tahun kemarin baru dua desa, tahun ini ada lima belas desa.

"Tapi belum ada keputusan tim yang melakukan asesmen di 15 desa yang ada. Sangat banyak desa-desa di Jawa Timur yang sesungguhnya memiliki produk yang sudah diekspor. Sehingga kalau LPEI menyiapkan desa devisa, itu sebetulnya langsung konek," jelas Khofifah.

Menurutnya, oleh karena itu dengan hadirnya Direktur PKN STAN dan Direktur Pelayanan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Dr Supriadi. Investasi. Pihaknya berharap bisa membangun koneksitas dengan Pak Karyo, Pak Karyo tolong dikomunikasikan dengan Disperindag.

"Karena beberapa sudah saya tinjau sendiri di berbagai titik, termasuk di Kabupaten Mojokerto ini. Di Bejijong ini ada salah satu produk yang memiliki keunikan, komunitas yang mengerjakannya banyak, dan selama ini sudah diekspor. Jadi untuk kualifikasi LPEI sudah memenuhi syarat. Kalau Pak Rahamdi berkenan, Bu Bupati bisa ajak ke Bejijong, itu keren sekali," tandasnya.

Gubernur Khofifah menandatangani Zona KIP (Kreatif, Inovatif, dan Produktif)

Sementara itu, Bupati Mojokerto dr Ikfina Fahmawati menyampaikan, khusus di Kecamatan Trawas dan Pacet ini BUM Desanya sangat antusias dengan pengembangan desa wisatanya.

"Terima kasih atas tesetimoninya bahwa Poetok Soeko ini sebagai destinasi wisata masih lebih indah daripada Puncak. Sehingga ini bisa memberikan semangat dan motivasi tersendiri untuk teman-teman kepala desa di wilayah Trawas dan Pacet bahwa desa wisatanya tidak kalah dengan wisata-wisata terkenal di tanah air," ungkapnya.

Lebih lanjut Ikfina Fahmawati berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa membuka wawasan kepala desa di Kabupaten Mojokerto yang juga hadir saat ini. Untuk semakin semangat dalam pengelolaan BUM Desa di wilayahnya masing-masing.

"BUM Desa di Kabupaten Mojokerto dari tahun ke tahun semakin berkembang jumlahnya. Mulai tahun 2019 tercatat 174, terus berkembang menjadi 227 pada tahun 2020 dan tahun 2021 menjadi 265 BUM Desa. Terkahir tahun 2022 berkembang menjadi 278 BUM Desa," jelas Ikfina.

Menurutnya, untuk saat ini yang masuk kategori maju masih 23 dan sisanya 190 masih pemula, sedangkan 65 lainnya masih berkembang. Ini merupakan tantangan bagi pihaknya, bagaimana bersama-sama BUM Desa semakin berkembang, yang tidak hanya fokus pada usaha desa wisata.

"Tetapi juga berbagai hal peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan. Diantaranya, beberapa waktu lalu Pemkab Mojokerto dengan BUM Desa meluncurkan pembayaran pajak secara digital. Mudah-mudahan berbagai kegiatan yang memang kita butuhkan bisa menjadi salah satu unit bisnis dari BUM Desa ini bisa dikembangkan," pungkasnya. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Jambore BUM Desa Jatim ke-2, Khofifah Gandeng PKN STAN untuk Capai Desa Devisa

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT