Senin, 27 Juni 2022
Advetorial

Cabe Mulai Merangkak Naik di Jember, Namun Kondisi Tanaman Rusak

profile
Rochul

02 Juni 2022 18:57

402 dilihat
Cabe Mulai Merangkak Naik di Jember, Namun Kondisi Tanaman Rusak
Petani cabe asal kecamatan Gumukmas jember. (SJP)

JEMBER – Meski harga cabe mulai merangkak naik di kabupaten Jember, namun kondisi tanaman cabe di kalangan petani rusak disinyalir terkena virus.

Dari situlah para petani masih banyak yang mengeluh tanaman cabenya yang rusak diserang virus.

Hal tersebut, membuat pendapatan petani juga merosot tajam akibat panen yang turun hingga 45 persen meski harga cabe mulai naik hingga 2 kali lipat seperti harga normal.

Babur Rohim, salah satu petani asal desa Menampu kecamatan Gumukmas, dirinya dengan lahan 30 meter persegi dengan di tanami kurang lebih 500 tanaman cabe mengaku senang dengan agak naiknya harga cabe meski tidak terlalu tinggi.

Anak tetapi disisi lain karena kondisi tanaman cabe miliknya dengan kondisi curah hujan dan panas tidak menentu ini membuat batang cabe miliknya rusak dan buah nya juga sedikit.

Padahal ketika normal tidak terserang hama virus, tanaman miliknya perbatang bisa hasilkan 1-2 kilo gram cabe, dengan kondisi sekarang hanya bisa di hitung dengan jari cabe di dahan.

Jadi meski harga cabe mulai merangkak naik pihaknya belum bisa merasakan untung besar karena kondisi Tanaman yang rusak.

"Harga cabe lumayan mulai naik mas, tapi kondisi tanaman rusak jadi panen tidak maksimal, biasa tiap hari dapat 100 kilo gram, sekarang hanya antara 30-40 kilo," kata Babur Rohim, Rabu,(2/6/2022). 

Untuk harga ditingkat petani sekarang, tengkulak ambil ke kami kisaran 20 ribu per kilo, dan di pasaran yang saya tahu bisa tembus harga 30 ribu perkilo lihat jenis cabe juga bagus dan tidak.

"Harga cabe memang bagus untuk saat ini, namun barang nya sulit karena banyak tanaman yang rusak terkena virus," terangnya.

Sementara itu, Plt.Kadisperindag kabupaten Jember Bambang Saputro beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi perihal kenaikan harga cabe menurut grafik Bapokting pemkab Jember untuk harga cabe dan bahan pokok penting lain relatif masih aman.

"Harga cabe masih normal dipasar tanjung, dan beberapa tempat lain, dan tiap hari kami survey," ungkapnya.

Sementara itu untuk harga selain cabe, harga tomat juga sudah mengalami kenaikan, biasa harga normal 500 rupiah perkilo sekarang bisa tembus 3000 rupiah perkilo gram.(Lum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Cabe Mulai Merangkak Naik di Jember, Namun Kondisi Tanaman Rusak

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT