Selasa, 27 September 2022
Advetorial

Dibahas Lewat FGD, Pemkab Jember Gandeng Perhutani Kembangkan 13 Tempat Wisata

profile
Rochul

08 September 2022 12:25

587 dilihat
Dibahas Lewat FGD, Pemkab Jember Gandeng Perhutani Kembangkan 13 Tempat Wisata
Bupati Jember Gandeng Perhutani Kembangkan Wisata. (SJP)

JEMBER - Tindak lanjut MoU antara Perhutani Regional Jawa Timur dengan Pemkab Jember. Dilakukan kegiatan FGD (Focused Group Discussion) untuk saling berkolaborasi mengembangkan 13 tempat wisata di Jember.

Upaya itu dilakukan, untuk mempercepat pemulihan perekonomian di Jember melalui pemanfaatan hutan.  

Lewat FGD bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Wisata Terpadu Perhutani di Kabupaten Jember" dibuka langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. Digelar di Hotel Royal Jember.

Dalam FGD tersebut, diikuti OPD terkait, Perum Perhutani, BKSDA Jember, Taman Nasional Meru Betiri, pendamping LMDH Perhutani Jember, dan 13 Kepala Desa, BPD dan Pokdarwis. 

Diisi oleh oleh 3 narasumber, diantaranya perwakilan dari Perhutani, Komisi C DPRD Hadi Supaat, dan salah seorang pegiat wisata Hasty. Sedangkan staf ahli bupati, Juanda, bertugas memoderatori agenda tersebut. 

Namun menanggapi kegiatan FGD, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan dari tindak lanjut kerjasama antara Perhutani dengan Pemkab Jember.

Akan ada pemanfaatan hutan tanpa mengubah fungsinya. Hal tersebut akan dilakukan oleh kelompok masyarakat di 13 tempat wisata yang berada dalam lingkungan Perhutani.

Bupati Hendy juga mengingatkan Dinas Pariwisata (Dispar) Jember jangan hanya banyak bicara tapi minim bekerja.

"FGD tersebut bertujuan agar Perhutani dan Pemkab Jember yang nantinya didukung oleh DPRD bisa mengeksekusi 13 tempat wisata itu segera," kata Hendy, Kamis,(8/9/2022).

Lanjut Hendy, nantinya melalui LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan). Diharapkan bisa merangkul anak-anak muda untuk bekerjasama. 

“LMDH diharapkan untuk bisa merangkul anak muda di tempat masing-masing," ucapnya.

Namun demikian, kata Bupati Hendy, pihaknya juga mengingatkan Dinas Pariwisata (Dispar) Jember untuk tidak hanya banyak berbicara tapi minim bekerja. Terutama soal bagaimana mendampingi para pelaku wisata.

“Jangan ngomong saja tidak paham tentang konteks wisata, tanya wisata kabid nya gak tau,
Tanya kepala dinas gak tau. Ngomong tok. Nanti malah jadinya Pacapa Gobis,” tegasnya.

Terpisah, menurut Pegiat Wisata Jember yang juga hadir dalam FGD sebagai Pemateri Hasti Utami. Terkait upaya Pemkab Jember menggandeng Perhutani untuk mengembangkan potensi wisata. Dinilai sebagai langkah yang bagus.

Namun demikian, kata Hasti, pemerintah daerah tidak hanya cukup dengan memberikan pelatihan.

“Tapi diharapkan ada pendampingan. Dispar sayangnya belum punya kompetensi di sana. Terutama soal pendampingan. Mungkin bisa dilibatkan pihak luar yang punya kompetensinya,” kata Hasti.

Namun demikian, kata perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua DPC HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Jember ini.

Pihaknya berharap agar Pemerintah daerah lewat OPD terkait. Tidak menanggapi negatif adanya masukan dari pihak yang ingin membantu soal pengembangan potensi wisata.

“Karena yang terjadi, Untuk menerima masukan dari orang lain (OPD terkait) tidak mau. Padahal niat kita tidak mendikte. Teman-teman di bawah semangat dan bahkan (pegiat wisata) sampai jalan sendiri. Sayangnya OPDnya belum berfungsi maksimal,” tandas dia. (Ulum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Dibahas Lewat FGD, Pemkab Jember Gandeng Perhutani Kembangkan 13 Tempat Wisata

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT