Kamis, 11 Agustus 2022
Advetorial

DPRD Sepakati KUA - PPAS dengan Wali Kota Mojokerto, Begini Rinciannya

profile
Andy

04 Agustus 2022 19:36

649 dilihat
DPRD Sepakati KUA - PPAS dengan Wali Kota Mojokerto, Begini Rinciannya
Wali Kota Mojokerto, Ika Pupitasari menerima berita acara persetujuan KUA PPAS dari Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sonny Basoeki Rahardjo dan Junaedi Malik. (SJP)

KOTA MOJOKERTO – Hasil rapat kerja antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Mojokerto dalam rangka pembahasan rancangan kebijakan umum APBD.

Pun membahas prioritas dan plafon sementara apbd tahun anggaran 2023 yang dilaksanakan pada tanggal 28 hingga 31 Juli 2022 lalu.

Juru bicara (Jubir) DPRD Kota Mojokerto, Miftah Aris Zuhuri menyampaikan, setelah melalui pembahasan dan diskusi maka kerangka Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) ABPD tahun anggaran 2023 yang disepakati  pendapatan daerah, diproyeksikan sebesar 782 milyar 849 juta 329 ribu 170 rupiah.

"Dengan rincian, pendapatan asli daerah diproyeksikan sebesar 225 milyar 135 juta 713 ribu 697 rupiah dan  pendapatan transfer diproyeksikan sebesar  557 milyar 713 juta 615 ribu 473 rupiah," ungkap Miftah Aris Zuhuri.

Lebih lanjut, Miftah Aris Zuhuri mengakatakan, sedangkan, belanja daerah, diproyeksikan sebesar 1 trilyun 76 milyar 38 juta 214 ribu 593 rupiah dengan rincian belanja operasi diproyeksikan sebesar 832 milyar 179 juta 579 ribu 858 rupiah.

Belanja modal diproyeksikan sebesar 235 milyar 317 juta 171 ribu 724 rupiah dan belanja tidak terduga diproyeksikan sebesar 8 milyar 541 juta 463 ribu 11 rupiah

"Sementara itu, pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar 293 milyar 188 juta 885 ribu 424 rupiah dengan rincian: penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar 323 milyar 134 juta 486 ribu 674 rupiah dengan rincian, sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun sebelumnya diproyeksikan sebesar 323 milyar 84 juta 486 ribu 674 rupiah dan penerimaan kembali pemberian pinjaman daerah diproyeksikan sebesar 50 juta rupiah," rinci Miftah.

Menurutnya, pengeluaran pembiayaan diproyeksikan sebesar 29 milyar 945 juta 601 ribu 250 rupiah dengan rincian penyertaan modal daerah sebesar 4 milyar 500 juta rupiah dan pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo 25 milyar 445 juta 601 ribu 250 rupiah.

"Dari total rencana pendapatan daerah dan belanja daerah sebagaimana tersebut di atas, maka terjadi selisih kurang (defisit) antara rencana pendapatan daerah dan belanja daerah pada kua ppas tahun anggaran 2023 sebesar 293 milyar 188 juta 885 ribu 423 rupiah," jelasnya.

Sementara itu, Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyampaikan bahwa dalam KUA dan PPAS tahun anggaran 2023 fokus utama APBD Kota Mojokerto adalah untuk penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi, dan ketahanan pangan, tanpa mengesampingkan kebutuhan lain.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Badan Anggaran DPRD atas kinerja dan kerja sama yang berjalan dinamis sampai dengan disepakati.

"Semua ini adalah bagian dari upaya kita untuk bersinergi menuju keberhasilan program untuk kepentingan seluruh warga Kota Mojokerto,'' ungkap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota.Pada Rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2023 ini, Ning Ita menjabarkan fokus utama APBD Kota Mojokerto, yang meliputi penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi, dan ketahanan pangan, tanpa mengesampingkan kebutuhan lain.

“Fokus belanja daerah adalah untuk kegiatan penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan yang berseiring dengan pemberdayaan UMKM, penyediaan infrastruktur, pengembangan pariwisata, serta investasi di Kota Mojokerto,” jelas Ning Ita.

Setelah pengesahan KUA dan PPAS ini Ning Ita berharap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Mojokerto dapat lebih berkualitas. Dan seluruh elemen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat bersinergi dan kerjasama dengan baik, demi mewujudkan visi Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.

Dalam Rapat Paripurna ini juru bicara Badan Anggaran DPRD Kota Mojokerto Miftah Aris Zuhuri menyampaikan bahwa pembangunan daerah merupakan suatu usaha terukur dan terencana yang dengan memanfaatkan serta mengembangkan segala potensi yang dimiliki daerah guna memberikan kemanfaatan kepada masyarakat.

“Sebagai suatu usaha yang terencana, dalam pelaksanaannya harus mengikuti berbagai kaidah dan prinsip yang telah ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sehingga antara RPJMD, RENJA, RKPD dan KUA PPAS menjadi sinkron dan in line antara satu dengan lainnya,” jelasnya.

Setelah penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS. Tahapan berikutnya adalah penerbitan Surat Edaran Walikota untuk penyusunan RAPBD 2023. (ADV)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

DPRD Sepakati KUA - PPAS dengan Wali Kota Mojokerto, Begini Rinciannya

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT