Jumat, 03 Februari 2023
Advetorial

Gerak Jalan Tradisional 'WATAM', Bupati Jember: Bukan Sekadar Olahraga Tapi Juga Satukan Golongan

profile
Rochul

03 Desember 2022 21:29

674 dilihat
Gerak Jalan Tradisional 'WATAM', Bupati Jember: Bukan Sekadar Olahraga Tapi Juga Satukan Golongan
Bupati Jember Hendy Siswanto saat kegiatan gerak jalan Tradisional Watu Ulo Ambulu. (SJP)

KABUPATEN JEMBER – Hendy Siswanto, bupati Jember pada Sabtu (3/12/2022) siang, membuka sekaligus melepas pemberangkatan gerak jalan Tradisional Watam (Watu Ulo – Ambulu).

Gerak jalan yang diikuti oleh sekitar 3000 peserta dari berbagai daerah tersebut membuat para pedagang juga laris manis.

Kegiatan gerak jalan kreasi yang mengambil start dari Pantai Watu Ulo dan finish di Alun-alun Ambulu tersebut menempuh jarak 12 kilometer.

Hal tersebut sudah berlangsung selama puluhan tahun untuk memperingati Hari Pahlawan.

“Gerak Jalan Watam kali ini, sesuai dengan temanya, yakni pahlawanku inspirasiku, wes wayahe Jember bersatu, dan kegiatan ini sangat keren, selain diikuti oleh tiga ribu lebih peserta, biaya dari kegiatan ini juga merupakan hasil dari swadaya masyarakat, ini sangat luar biasa sekali,” kata Bupati.

Bupati menyatakan, bahwa gerak jalan Watam ini juga tak ubahnya dengan gerak jalan Tajemtra, dimana dalam gerak jalan Watam ini juga memperkenalkan destinasi wisata pantai Watu Ulo, sehingga kedepan akan diagendakan menjadi kalender kegiatan Pemkab Jember.


"Karena ini Watam juga mengangkat destinasi wisata watu ulo, jadi mari kita ramaikan bersama-sama, sama dengan halnya gerak Jalan Tajemtra, kegiatan ini akan dimasukkan ke dalam kalender agenda kegiatan Pemkab Jember," ungkap Hendy Siswanto. 

Menurut Hendy, dalam gerak jalan Watam ini, menurutnya bukan hanya sekedar kampanye untuk mengajak masyarakat berolahraga, tapi juga sebagai ajang menyatukan semua golongan suku dan agama, dimana Jember merupakan kota Pluralisme yang selama ini sangat terjaga kerukunan anak umat beragama.

"Jadi ada silaturahim, sehingga membuat seluruh organisasi yang sangat kuat di Ambulu bisa rukun," paparnya. 

Sementara, Ketua Panita Watam 2022 Sugeng Marsudi mengatakan jumlah peserta ada 3185 orang, yang terdiri dari 1700 perorangan, 135 beregu umum, 17 untuk regu pelajar. "Setiap regu ada 11 orang," tanggapnya.

Sugeng berharap pada tahun 2023 Watam bisa dapat sokongan anggaran dari pemerintah juga. Sebab sejauh ini, seluruh biaya  kegiatan tersebut dipungut dari para peserta dan sponsor saja. 

"Untuk peserta perorangan itu biaya pendaftarannya sebesar Rp 20.000, untuk beregu umum Rp100.000, sementara untuk regu pelajar sebesar Rp75.000," jelasnya. (Ulum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Gerak Jalan Tradisional 'WATAM', Bupati Jember: Bukan Sekadar Olahraga Tapi Juga Satukan Golongan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT