Rabu, 17 Agustus 2022
Advetorial

Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kajari Kota Mojokerto Sampaikan Capaian Kinerja

profile
Andy

21 Juli 2022 22:06

599 dilihat
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kajari Kota Mojokerto Sampaikan Capaian Kinerja
Hari Ulang Tahun XXII Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejari Kota Mojokerto Tahun 2022. (SJP)

KOTA MOJOKERTO - Jelang puncak Hari Adhyaksa ke-62 di Bumi Majapahit ini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Mojokerto, Hadiman, SH, MH menyampaikan capaian kerjanya.

Dalam rangkaian peringatan Hari Adhyaksa ke-62, Hadiman menyampaikan, tadi pagi ada ziarah dan upacara di Taman Makam Pahlawan (TMP) Gajah Mada.

Dilanjutkan dengan giat Hari Ulang Tahun XXII Ikatan Adhyaksa Dharmakarini tahun 2022, pukul 09.30 WIB dengan mengagkat tema 'Profesionalisme Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Mendukung Pemulihan Ekonomi di aula Kejari Kota Mojokerto.

"Besok puncaknya akan dilaksanan pukul 09.00 WIB. Sebelumnya, ada kegiatan perlombaan di Kejati Jawa Timur seperti lomba futsal, tenis meja, pidato, puisi dan berpacu dalam melodi. Khusus untuk tanggal 21 dan 22 dikembalikan ke daerah masing-masing," ungkap Hadiman.

Lebih lanjut, Hadiman mengatakan, jika dalam 2 tahun sebelumnya pelaksanaan Hari Bhakti Adhyaksa dilaksanakan secara terbatas atau sederhana karena pandemi Covid-19, seperti mengirim karangan bunga di TMP, sekarang bisa tatap muka, ziarah hingga upacara.

"Pada Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 ini tentunya Kejari Kota Mojokerto bisa lebih baik lagi. Khususnya dalam peningkatan penanganan perkara dengan Restorative Justice (RJ) (keadilan restoratif), jika hingga saat ini ada 4 perkara, diharapkan mendatang bisa lebih banyak. Sesuai dengan imbauan Jaksa Agung, ST Burhanuddin," tandasnya.

Capaian Kinerja Kejari Kota Mojokerto Tahun 2022

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Mojokerto, Hadiman bersama jajaran

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Kota Mojokerto, Ali Prakosa mengatakan, untuk restorative justice tahun 2022 ini ada 4 kasus. Dua kasus berkenaan dengan Orang dan Harta Benda (Oharda) yang dijerat pasal 351 KUHP, sedangkan dua kasus lainnya terkait dengan Keamanan dan Ketertiban Umum (Kamtibum) yang dikenakan pasal 312 KUHP.

"Sedangkan barang bukti yang dimusnahkan adalah narkotika dengan total jumlah Sabu sebanyak 92,436 gram, Pil Double L sebanyak 28.415 butir, Pil Ekstasi sebanyak 3 butir, Ineks sebanyak 98 butir, senjata tajam sebanyak 2 buah, handphone sebanyak 5 unit, dan timbangan elektrik sebanyak 12 unit," rinci Ali Prakosa.

Lebih lanjut, Ali menyampaikan, Bidang Barang Bukti dan Barang Rampasan juga telah melakukan menyetorkan uang sebesar Rp33.807.000,- (tiga puluh tiga juta delapan ratus tujuh ribu rupiah) ke Negara yang merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yang bersumber dari barang bukti yang dirampas untuk Negara sehingga menjadi barang rampasan Negara.

"Sedangkan untuk barang bukti kendaraan yang disita juga dilakukan perawatan, seperti dengan mencucinya. Untuk jumlah sepeda motor yang dicuci sebanyak 202 unit, sedangkan barang bukti mobil ada 4 unit yang perlu dicuci. Tak hanya itu, kami juga sudah mengembalikan sejumlah barang bukti yang status hukumnya sudah inkrah, sebanyak 18 perkara, sedangkan yang diberlakukan RJ ada 2 perkara," pungkasnya. (ADV)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kajari Kota Mojokerto Sampaikan Capaian Kinerja

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT