Kamis, 11 Agustus 2022
Advetorial

Hendy: Pembangunan Jember Harus Tetap Berjalan

profile
Rochul

02 Agustus 2022 11:33

550 dilihat
Hendy: Pembangunan Jember Harus Tetap Berjalan
Bupati Jember Hendy Siswanto. (SJP)

JEMBER – Hendy Siswanto bupati Jember dan Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman, menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang didampingi oleh sekda provinsi, inspektorat, dan organisasi perangkat daerah (OPD) lain pada Senin malam, 1 Agustus 2022 kemarin.

Bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, sejumlah pimpinan OPD pemkab Jember juga turut hadir dalam kegiatan koordinasi tersebut.

Di antaranya, Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Ir. Mirfano, Kepala Inspektorat Jember Ratno C. Sembodo. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tita Fajar Ariyatiningsih, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Hadi Sasmito, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Hadi Mulyono, serta Kadiskominfo Bobby Arie Sandy

Hendy menjelaskan bahwa kedatangan rombongan tersebut bertujuan untuk mencari solusi pasca gagalnya percepatan perda tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan (LPP) APBD 2021 akibat kurangnya kuorum pada paripurna di DPRD Jember.

Seperti kita tahu, berdasar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pada pasal 179 ayat 3.

Penetapan rancangan peraturan daerah (perda) tentang Perubahan APBD dilakukan setelah ditetapkannya perda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD tahun sebelumnya.


"Menindaklanjuti hal itu, kami langsung lapor kepada Ibu Gubernur," kata Bupati Jember.

Dalam kesempatan itu, bupati meminta izin untuk menggunakan Perkada alias Peraturan Kepala Daerah.

Dengan begitu, lanjutnya, proses pembangunan bisa tetap berjalan sesuai apa yang sudah terprogres.

Dengan perubahan Perda menjadi Perkada, banyak perubahan asumsi perencanaan yg harus diubah melalui PAPBD, salah satunya adalah gaji non ASN yang di awal hanya dianggarkan 10 bulan.

Serta kekurangan anggaran ADD dan usulan-usulan masyarakat yang seharusnya ditampung dalam PAPBD. Oleh karena itu, bupati memohon kepada Ibu Gubernur bahwa Jember akan menggunakan Perkada PAPBD di Tahun 2022.


"Meski menjadi problem, Ibu Gunernur memahami situasi yang ada di Jember dan menyarankan untuk langsung konsultasi ke Dirjen Keuangan daerah," terangnya.

Nanti akan didampingi oleh OPD provinsi (bisa sekda provinsi, inspektur, atau Kepala Bappeda provinsi, Red).

Selain itu, jika Jember akan menggunakan Perkada PAPBD, pihak provinsi siap untuk melakukan evaluasi sesuai petunjuk dan program.(Lum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Hendy: Pembangunan Jember Harus Tetap Berjalan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT