Senin, 28 November 2022
Advetorial

Paripurna, DPRD dan Wali Kota Mojokerto Sepakati KUPA dan PPAS P-APBD TA 2022

profile
Andy

25 Agustus 2022 08:41

764 dilihat
Paripurna, DPRD dan Wali Kota Mojokerto Sepakati KUPA dan PPAS P-APBD TA 2022
Wakil Ketua DPRD Sony Basuki Raharjo menyerahkan dokumen kesepakatan KUPA-PPAS Tahun 2022 ke Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. (SJP)

KOTA MOJOKERTO - Rapat paripurna DPRD Kota Mojokerto kembali digelar di di ruang rapat kantor DPRD Kota Mojokerto, Rabu malam 24 Agustus 2022 kemarin.

Agenda rapat kali ini berupa Pengambilan Keputusan DPRD Atas Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Platform Anggaran Sementara (PPAS) P-APBD TA 2022. bersama Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Juru bicara (Jubir) badan anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Mojokerto, Sugiyanto menyampaikan, laporan hasil kerja badan anggaran dprd kota mojokerto dalam rangka pembahasan kebijakan umum perubahan APBD tahun anggaran 2022 serta prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan APBD tahun anggaran 2022.

"Dalam perubahan APBD tahun anggaran 2022, pendapatan daerah, semula dianggarkan sebesar 805 miliar 274 juta 140 ribu 648 rupiah diperkirakan naik menjadi sebesar 861 miliar 534 juta 895 ribu 421 rupiah, yang terdiri dari pendapatan asli daerah mengalami kenaikan dari 219 miliar 139 juta 999 ribu 48 rupiah menjadi sebesar 223 miliar 913 juta 813 ribu 342 rupiah," jelas Sugiyanto.

Lebih lanjut dikatakannya, pendapatan   transfer   mengalami   kenaikan   dari 586 miliar 134 juta 141 ribu 600 rupiah menjadi sebesar 637 miliar 621 juta 82 ribu 79 rupiah. Pada sisi belanja daerah, dalam APBD tahun anggaran 2022 ditetapkan sebesar 1 trilyun 96 miliar 780 juta 652 ribu 849 rupiah setelah perubahan mengalami kenaikan menjadi 1 triliun 204 miliar 988 juta 10 ribu 258 rupiah, yang terdiri dari belanja operasi mengalami kenaikan dari 828 miliar 741 juta 442 ribu 471 rupiah menjadi sebesar 896 milyar 607 juta 52 ribu 645 rupiah.

"Sedangkan, belanja modal mengalami kenaikan dari 259 miliar 904 juta 483 ribu 701 rupiah menjadi sebesar 300 milyar 246 juta 230 ribu 936 rupiah. Belanja tidak terduga tidak mengalami perubahan, tetap sebesar 8 milyar 134 juta 726 ribu 677 rupiah," rincinya.

Menurutnya, dari total rencana pendapatan dan belanja daerah, sebagaimana penjelasan di atas, maka terjadi selisih kurang (defisit), dari yang ditetapkan dalam apbd tahun anggaran 2022          sebesar minus 291 miliar 506 juta 512 ribu 201 rupiah menjadi sebesar minus 343 milyar 453 juta 114 ribu 837 rupiah.

"Pembiayaan mengalami kenaikan dari 291 miliar 506 juta 512 ribu 201 rupiah menjadi sebesar 343 miliar 453 juta 114 ribu 837 rupiah, yang terdiri dari penerimaan pembiayaan mengalami kenaikan dari 297 milyar 992 juta 2 ribu 301 rupiah menjadi sebesar 376 milyar 597 juta 218 ribu 874 rupiah. Pengeluaran pembiayaan mengalami kenaikan dari 6 milyar 485 juta 490 ribu 100 rupiah menjadi sebesar 33 milyar 114 juta 104 ribu 37 rupiah," tandasnya.

Di kesempatan tersebut dilakukan penandatangan kesepakatan rancangan P-APBD oleh kedua belah pihak, yang diwakili oleh Wali Kota Mojokerto dan Ketua DPRD Kota Mojokerto. Selanjutnya, akan diterbitkan Surat Edaran Wali Kota untuk penyusunan rancangan perubahan APBD Tahun 2022.

"Saya berharap jadwal pembahasan rancangan Perubahan APBD bisa dibahas bersama antara Banggar dan TAPD, yang selanjutnya ditetapkan menjadi Perubahan APBD bisa sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri," ujar Wali Kota Ika.

Sebelum penandatangan, juga dibacakan laporan pembahasan Kebijakan Umum Perubahan APBD TA 2022, serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022 Kota Mojokerto oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Mojokerto. Laporan tersebut merupakan hasil rapat dan kesepakatan antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Mojokerto pada 20-23 Agustus 2022 lalu.

Perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini juga sempat menyebutkan bahwa perubahan APBD TA 2022 kali ini dimaksudkan untuk memaksimalkan prioritas anggaran pada sejumlah sektor.

"Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 fokus belanja daerah masih untuk kegiatan penanganan kesehatan, ekonomi, dan ketahanan pangan yang beriring dengan pemberdayaan UMKM, penyediaan infrastruktur pengembangan pariwisata serta investasi di Kota Mojokerto," ujarnya.

Wali Kota Mojokerto pun berharap dengan Perubahan KUA dan PPAS TA 2022, dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (ADV)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Paripurna, DPRD dan Wali Kota Mojokerto Sepakati KUPA dan PPAS P-APBD TA 2022

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT