Selasa, 24 Mei 2022
Advetorial

Paripurna DPRD Kota Mojokerto, Agenda Penyampaian LKPJ Wali Kota Mojokerto Tahun 2021

profile
Andy

31 Maret 2022 20:55

542 dilihat
Paripurna DPRD Kota Mojokerto, Agenda Penyampaian LKPJ Wali Kota Mojokerto Tahun 2021
Suasana Paripurna DPRD Kota Mojokerto ketika Wali Kota, Ning Ita menyampaikan LKPJ tahun 2021. (Suara Jatim Post)

KOTA MOJOKERTO - Paripurna DPRD Kota Mojokerto dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Mojokerto tahun 20221, Kamis (13/3/2022) sore.

Dalam rapat paripurna yang dimulai pukul 15.00 WIB ini telah mencapai kuorum dengan jumlah kehadiran anggota DPRD sebanyak 16 orang dari total 25 orang.

Dalam kesempatan kali ini, terdapat dua agenda penting dalam rapat paripurna yang dilaksanakan di di ruang rapat lantai ll kantor Dewan Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada nomor 145, yaknipenyampaian nota penjelasan dan Ringkasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Mojokerto Tahun 2021.

Seperti diketahui, rapat Paripurna langsung dibuka oleh Ketua DPRD kota Mojokerto Sunarto yang didampingi Dua Wakil Ketua Dewan yakni, Wakil Ketua DPRD Sony Basoeki Rahardjo dan Wakil Ketua DPRD Junaidi Malik, dan dilanjutkan dengan Penyampaian nota penjelasan dan summary laporan keterangan pertanggungjawaban walikota Mojokerto Ika Puspitasari.

Dalam kesempatan itu Walikota Mojokerto Neng Ita menyampaikan, mengawali penyampaian LKPJ Walikota Mojokerto Tahun Anggaran 2021.

"Perlu saya sampaikan, bahwa ada pembagian urusan mengacu pada urusan pemerintahan konkuren dan antara pemerintah pusat juga daerah provinsi serta daerah kabupaten kota yang merujuk pada undang-undang nomor 23 tahun 2014 juga Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2019 tentang LKPJ," katanya.

Prioritas pembangunan di tahun 2021 sebanyak Enam, maka dirumuskan berbagai program dan kegiatan di mana arah menuju visi misi dan Prioritas pembangunan tersebut.

"Terdeteksi ketercapaiannya dengan indikator kinerja, juga dengan pengelolaan pendapatan belanja dan pembiayaan dalam rangka pencapaian target, ada PDRB perkapita indeks pembangunan manusia atau IPM pertumbuhan ekonomi indeks," ungkap dia.

Ning Ita menambahkan, angka kemiskinan tingkat pengangguran dari indikator yang kami sampaikan tersebut datanya diperoleh dari Badan Pusat Statistik atau BPS.

"Selanjutnya saya akan menyampaikan laporan tentang pengelolaan keuangan pada tahun 2021 sebagai berikut" terang wali kota.

Sebagai informasi, pendapatan realisasi sebesar Rp. 963 miliar sekian atau sebesar 110,54% dari target.

pertama adalah pada realisasi sebesar Rp.256 miliar bagian, atau tercapai 124,306% dari target dengan rincian pajak daerah.

Pajak daerah tercapai sebesar 104,68%, Retribusi daerah tercapai sebesar 103,5%, sementara hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tercapai 71,509%.

Sementara itu, pencapaian terakhir adalah lain-lain. Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang  tercapai 134,75% dari target yang ditetapkan

Selanjutnya pendapatan transfer pada tahun 2021, realisasinya sebesar Rp.691 miliar sekian, atau sebesar 106,76% dari target pendapatan yang ditetapkan.

Pendapatan transfer tersebut, berasal dari  transfer pemerintah pusat tercapai 128% dari target yang kedua transfer antar daerah tercapai 141,608% dari target. 

Kemudian adalah lain-lain pendapatan yang sah, di mana pada tahun 2021 terealisasi sebesar 88,504% lain-lain pendapatan daerah yang sah tersebut diperoleh dari pendapatan hibah dana BOS.

"Meskipun pendapatan daerah yang bersumber dari pusat masih dominan namun upaya inovatif dalam meningkatkan terus dilakukan melalui beberapa inovasi yang sudah dijalankan" urai wali kota.

Terkait belanja, berdasarkan Perda Nomor 6 Tahun 2021 perwali nomor 68 tahun 2021, Anggaran Belanja Daerah setelah perubahan menjadi Rp. 1 triliun 136 miliar.

Dari dana tersebut, yang terealisasi sebesar 83,91% , dan selanjutnya adalah pembiayaan penerimaan pembiayaan daerah tahun 2021, terealisasi sebesar 99,909% yang berasal dari silpa sebesar Rp.269 miliar dan penerimaan kembali pemberian pinjaman daerah sebesar Rp. 28 juta.

"Demikian LKPJ tahun 2021 yang disampaikan, kepada DPRD untuk dapat dijadikan bahan evaluasi oleh segenap anggota DPRD dan menjadikan sebagai masukan yang konstruktif inspiratif bagi penyelenggaraan pemerintahan di masa yang akan datang," pungkasnya.

Setelah penyampaian LKPJ oleh Wali Kota Mojokerto, Ketua DPRD Kota Mojokerto pun menutup rapat paripurna dan akan segera membahas materi LKPJ yang sudah disampaikan.

"Untuk menindaklanjuti LKPJ Wali Kota Mojokerto tahun 2021 maka DPRD kota Mojokerto akan menyelenggarakan pembahasan materi laporan keterangan pertanggungjawaban memberikan rekomendasi atas laporan keterangan pertanggungjawaban pada tahun 2001 di Paripurna mendatang," tandas Sunarto, Ketua DPRD Kota Mojokerto (ADV)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Paripurna DPRD Kota Mojokerto, Agenda Penyampaian LKPJ Wali Kota Mojokerto Tahun 2021

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT