Senin, 27 Juni 2022
Advetorial

Pemkab Jember MoU Dengan PBJ Paiton Manfaatkan Limbah Batubara

profile
Rochul

03 Juni 2022 19:18

760 dilihat
Pemkab Jember MoU Dengan PBJ Paiton Manfaatkan Limbah Batubara
Bupati Jember saat lakukan MoU bersama UP PT PBJ Paiton. (SJP)

JEMBER _ Pemerintah Kabupaten Jember bersama dengan UP PT PBJ  Paiton, Kamis (2/6/2022) melakukan MoU dengan penandatangan Kerjasama Bersama (KSB) di Aula Wahya Wibawagraha Pendopo Pemkab Jember.

Penandatanganan dalam rangka untuk memanfaatkan Flay Ash dan Bottom Ash (FABA) yang dihasilkan dari sisa pembakaran batubara milik dari pembangkit tenaga listrik Paiton ini.

Ditandatangani oleh Bupati Jember H Hendy Siswanto dan General Manager UP PT PBJ Paiton Agus Prastyo Utomo yang juga dihadiri oleh Tim ITS Tekno dan juga Tim Ahli Bupati Jember.

Bupati Jember, dalam kesempatan tersebut menyatakan, bahwa menggunakan bahan baku dari FABA sebagai bahan pengeras jalan, bisa menjadi alternatif bagi kepala desa di Jember.

"Selama ini jalanan di desa yang ada di Jember, cenderung melakukan pengerasan dengan 2 metode, yakni rabat beton dan aspal," kata Hendy.

Ia menambahkan, dengan adanya kerjasama dengan pihak PLN, hal ini bisa menjadi alternatif dan solusi di saat kebutuhan material lainnya sulit atau mahal di dapatkan.

“FABA, selama ini sudah mulai diujicobakan di beberapa daerah, dan hari ini kita melakukan kerjasama dengan pihak PLN UPJ PBJ Paiton untuk trial FABA di Jember, jika hasilnya bagus, penggunana FABA bisa menjadi alternatif yang bagus,” ujar Bupati Jember.

Untuk trial perdana, masih kata Hendy, pengerasan jalan menggunakan FABA ini, pihaknya memerintahkan dari DPMD Jember untuk memilih desa yang akan dilakukan ujicoba.

"Sedangkan pihak Dinas PU Bina Marga dan Dinas PU Cipta Karya akan melakukan pengukuran dan persiapan teknis lainnya," kata dia


Hendy berkomitmen, secepatnya akan memilih desa yang akan menjadi uji coba atau trial pengerasan jalan menggunakan FABA.

"Jika ini berhasil, seluruh desa di Jember bisa menggunakan bahan ini, karena disini ada CSR juga dari PLN, sehingga bisa lebih hemat,” pungkas Bupati. 

FABA sendiri merupakan hasil dari Batu bara dari pembangkit listrik Tenaga Uap (PLTU).

Dalam pembakaran tersebut menghasilkan produk sisa berupa material-material yang 'terbang' dan 'terendapkan'.

Sisa material terbang, disebut fly ash. Sementara yang mengendap di bawah adalah bottom ash. Secara fisik, Flay Ash dan Botoom Ash terlihat seperti abu halus dan pasir halus, mirip seperti abu yang dikeluarkan gunung berapi.

Sementara, Tim ITS Tekno, Hardiyanto Dwi Putra menyatakan, bahwa penggunaan material FABA sebagai pengeras jalan, bisa menjadi solusi yang cukup bagus.

Hal itu karena FABA selama ini juga dijadikan sebagai bahan baku pembuatan semen.

“Jika pengerasan jalan menggunakan Hotmix, usai diaspal, kendaraan bisa langsung lewat, tapi biaya juga mahal," kata Hardi.

Sedangkan menggunakan rabbat beton, untuk bisa dilewati kendaraan membutuhkan waktu beberapa hari menunggu beton kering dan keras.

"Namun dengan FABA, dari uji coba yang pernah dilakukan di Pacitan, 1 hari baru bisa dilalui oleh kendaraan roda, namun untuk kendaraan berat seperti truk, harus menunggu paling tidak 3-4 hari, tapi kualitas FABA ini lebih bagus dari rabbat beton,” Kata perwakilan Tim ITS Tekno ini.(Lum)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pemkab Jember MoU Dengan PBJ Paiton Manfaatkan Limbah Batubara

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT