Selasa, 27 September 2022
Advetorial

Pertumbuhan Ekonomi dan Laju Inflasi Sebagai Alat Ukur Strategis Untuk Kebijakan Ekonomi

profile
Achmad

30 Agustus 2022 12:22

663 dilihat
Pertumbuhan Ekonomi dan Laju Inflasi Sebagai Alat Ukur Strategis Untuk Kebijakan Ekonomi
H Akhmat saatย  di ruangย  sidang. (SJP)

LUMAJANG - Pertumbuhan ekonomi dan laju inflasi merupakan ukuran dinamis kinerja perekonomian di suatu wilayah.

Hal itu, sekaligus sebagai alat ukur strategis untuk kebijakan ekonomi.

Diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Akhmat saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Selasa (30/8/2022).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi adalah proses terjadinya kenaikan produk regional bruto riil atau pendapatan riil.

Perekonomian dinyatakan tumbuh atau berkembang apabila terjadi pertumbuhan output riil.

"Tingkat pertumbuhan ekonomi di suatu daerah menggambarkan tingkat produktivitas penduduk di dalam menghasilkan barang dan jasa di daerah tersebut pada suatu periode," ungkapnya kepada media ini. 

H Akhmat juga mengatakan, kalau seiring dengan pertumbuhan perekonomian nasional yang mengalami kontraksi hingga - 2,07 persen.

Perekonomian di Kabupaten Lumajang pada tahun 2020 juga mengalami kontraksi mencapai – 2,79 persen sebagai penyebab utama kontraksi pertumbuhan ekonomi tersebut adalah pandemi Covid-19.

"Pertumbuhan ekonomi suatu daerah akan bernilai dan berdampak signifikan apabila inflasi pada daerah tersebut juga terkendali dan lebih rendah dari angka pertumbuhan ekonomi daerah tersebut," papar politisi PPP ini.

Agregat inflasi Kabupaten Lumajang, dikatakan wakil rakyat asal Kecamatan Jatiroto, sampai dengan tahun 2020, cukup terkendali dan dapat ditekan pada angka 1,11 persen, dibanding tahun 2019 yang mencapai 1,61 persen. 

"Perkembangan laju pertumbuhan ekonomi dan laju inflasi Kabupaten Lumajang, dapat terlihat mulai dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2020 lalu," bebernya lagi.

Berdasarkan data pencapaian ekonomi yang ada serta potensi-potensi perekonomian di Lumajang dan wilayah regional, diucapkan mantan Ketua DPC PPP Kabupaten Lumajang ini,  perekonomian Lumajang diarahkan dalam upaya peningkatan daya saingm

Persaingan tujuan daerah berbasis pariwisata, dan pertanian disamping juga dalam upaya pengembangan produk olahan pertanian dan perkebunan serta kayu.

"Secara umum perekonomian Kabupaten Lumajang diarahkan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi diupayakan tidak terjadi lagi kontraksi (negatif) dan inflasi pada kisaran 1-1,5 persen," tambahnya. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, kata H Akhmat, sesuai dengan kewenangannya dan kemampuan anggaran daerah, dalam upaya mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Salah satunya dengan menerapkan beberapa kebijakan, antara lain seperti, intervensi langsung perekonomian (melalui program/kegiatan) pada sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap ketahanan ekonomi masyarakat.

"Memberikan stimulan pada sektor-sektor yang dapat mengungkit perekonomian daerah,  seperti infrastruktur pendukung perekonomian dan kemudahan-kemudahan perijinan terkait perekonomian," pungkas wakil rakyat 3 periode ini. (Ulum)

Editor: Redaksi 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pertumbuhan Ekonomi dan Laju Inflasi Sebagai Alat Ukur Strategis Untuk Kebijakan Ekonomi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT