Rabu, 17 Agustus 2022
Advetorial

Rapat Paripurna, DPRD Kota Mojokerto Tetapkan Perda Penataan dan Pemberdayaan PKL

profile
Andy

25 Juli 2022 22:23

697 dilihat
Rapat Paripurna, DPRD Kota Mojokerto Tetapkan Perda Penataan dan Pemberdayaan PKL
Penetapan perda tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima oleh DPRD dan Wali Kota Mojokerto. (SJP)

KOTA MOJOKERTO - Dalam rapat paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto membahas tiga agenda.

Yakni, penetapan perda tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima, perubahan propemperda tahun 2022 dan penyampaian laporan pansus BPRS.

Juru bicara (Jubir) pimpinan gabungan komisi DPRD Kota Mojokerto, H Udji Pramono menyampaikan, berdasarkan hasil pembahasan, diinisiasinya rancangan peraturan daerah (raperda) tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima dilandasi beberapa pertimbangan.

"Pertama, pertimbangan filosofis. Yakni hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan merupakan hak konstitusional yang dimiliki setiap warga negara yang pemenuhannya wajib dilaksanakan oleh negara berdasarkan nilai-nilai pancasila dan undang-undang dasar negara republik indonesia tahun 1945," ungkap H Udji Pramono.

Lebih lanjut, Udji Pramono mengatakan, kedua, pertimbangan sosiologis.

Yakni, keberadaan pedagang kaki lima yang tidak terorganisir dan terkendali di pusat-pusat perkotaan perlu dilakukan penataan dan pemberdayaan yang mengarah pada terciptanya lingkungan yang nyaman, tertib, aman, bersih dan indah. 

"Ini sesuai dengan konsep rencana tata ruang dan wilayah kota Kojokerto. Di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Mojokerto didiskripsikan bahwa kawasan perdagangan dan jasa dikembangkan untuk mewujudkan kota mojokerto sebagai sentra perdagangan dan jasa dalam skala regional (beberapa kabupaten/kota). rencana pengembangan kawasan  perdagangan dan jasa yang terdapat di kota mojokerto direncanakan  seluas 127,51 ha atau sekitar 7,74%.," jelas Udji.

Menurutnya, kawasan perdagangan dan jasa yang berfungsi sebagai pusat  perbelanjaan dan toko modern mempunyai luas lebih kurang 120,58 ha. Lokasi dari pusat perbelanjaan dan toko modern diarahkan pada jalan Mojopahit dan Mojopahit selatan, jalan Bhayangkara, jalan Gajah Mada, jalan HOS Cokroaminoto, jalan PB Sudirman,jalan Residen Pamuji, Jalan Letkol Sumarjo, Jalan Ahmad Yani, jalan raya Prajuritkulon, jalan By pass, jalan Surodinawan, jalan Benteng Pancasila dan jalan raya Ijen.

"Rencana pengembangan pada kawasan perdagangan dan jasa pada sub pusat pelayanan ini adalah sebagai upaya untuk bisa melayani  daerah sekitarnya. Selain itu, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan dalam hal pengembangan kawasan perdagangan dan jasa, antara lain memperhatikan pelaku sektor informal pada perdagangan dan jasa, menyediakan prasarana lingkungan, utilitas umum, area untuk  pedagang informal dan fasilitas sosial," tandasnya.

Tak hanya itu, sambungnya, juga diperlukan pelaksanaan pengembangan kawasan perdagangan dan jasa harus tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menyediakan prasarana lingkungan, utilitas umum, area untuk  pedagang informal dan fasilitas sosial, pelaksanaan pengembangan kawasan perdagangan dan jasa harus tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Raperda tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima ini menjadi peraturan daerah maka pendekatan terhadap pedagang kaki lima tidak semata-mata dilakukan dengan pendekatan penertiban saja," harapnya.

Tetapi, diharapkanpendekatan tersebut hendaknya dilakukan dengan menggunakan pendekatan penataan dan pemberdayaan. sehingga pedagang kaki lima di kota mojokerto dapat tertata dengan baik dan menjadi berdaya untuk mandiri.

"Namun demikian di sisi lain, perda ini juga jangan menjadi penghambat atau penghalang bagi munculnya para pelaku pedagang kaki lima yang baru, karena bagaimanapun juga pedagang kaki lima adalah aset kota mojokerto yang telah terbukti mampu bertahan di tengah berkecamuknya bencana pandemi," pungkasnya. (Andy)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Rapat Paripurna, DPRD Kota Mojokerto Tetapkan Perda Penataan dan Pemberdayaan PKL

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT