Minggu, 22 Mei 2022
Advetorial

Ribuan Warga Tumpah Ruah, Lomba Patrol Kota Mojokerto Mampu Sedot Animo Masyarakat

profile
Andy

28 April 2022 10:58

666 dilihat
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Lomba Patrol Kota Mojokerto Mampu Sedot Animo Masyarakat
Lomba Musik Patrol Kota Mojokerto mampu sedot animo masyarakat. (Andy/SJP)

KOTA MOJOKERTO - Ribuan warga Kota Mojokerto tumpah ruah memadati sepanjang Jalan Raya Gajah Mada dari depan SMP Negeri 1 hingga perempatan Jalan Benpas, Kamis (28/4/2022).

Terbukti, Lomba Musik Patrol Tradisional yang dihelat Pemkot Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini mampu menyedot animo masyarakat sehingga ribuan warga Kota Mojokerto ini pun keluar rumah memadati sepanjang Jalan Raya Gajah Mada.

Tak ayal, meskipun waktu sudah menunjukkan pukul 21.30 WIB tak menyurutkan semangat warga Kota Mojokerto untuk melihat langsung bagaimana semarak puluhan regu dari siswa-siswi mulai dari SD hingga SMA dan SMK menampilkan kecakapannya bermain musik patrol serta berbagai macam atribut yang unik dan meriah.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Forkopimda memukul kentongan, tanda lomba musik patrol dimulai

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan, Pemkot Mojokerto bersinergi dengan jajaran Forkopimda dan seluruh jajaran yang ada di cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kota Mojokerto menyelenggarakan lomba musik Patrol.

"Semoga seluruh kegiatan malam hari ini bisa berjalan dengan lancar dan anak-anak semua yang sudah luar biasa dalam berlatih akan mendapatkan juara dengan usaha dan ikhtiarnya pada malam hari ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran forkopimda dan juga kepada cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Pendidikan Kota Mojokerto yang sudah berkerja keras menghelat acara ini. Perlu saya sampaikan bahwa pemerintah kota Mojokerto memiliki misi didalam rencana pembangunan jangka menengah daerah, dimana misi yang kelima adalah mewujudkan ketahanan sosial budaya dalam kerangka integrasi nasional pada tatanan masyarakat yang bermartabat berakhlak mulia beretika dan berbudaya Luhur berlandaskan Pancasila," ungkap Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Lebih lanjut Ning Ita mengatakan, salah salah satu wujud kegiatan untuk mengisi misi tersebut adalah kegiatan lomba musik Patrol pada malam hari ini karena musik Patrol adalah elemen dan kesenian tradisional yang mampu menciptakan harmonisasi menjadi satu daya tarik khusus sehingga bisa mempersatukan berbagai elemen masyarakat mulai dari masyarakat lokal hingga wisatawan untuk datang dan menikmati serangkaian musik yang diciptakan tersebut.

"Sejarah musik Patrol berkembang di beberapa daerah di Jawa Timur seperti di Sidoarjo dan Jember kesenian tradisional memiliki keunikan dibandingkan dengan jenis musik yang lainnya karena memberikan ciri khas dengan dan simbol yang diusung dengan lantunan musik yang tidak ada pada jenis musik musik populer masa kini bunyi yang dihasilkan pada musik Patrol mampu menyatukan manusia sebagai pendengar dengan alam semesta menciptakan harmoni yang Indah di dalam alunan musik," jelas Ning Ita.

Berbagai atribut khas dan unik menghiasi penampilan lomba musik patrol

Menurutnya, berawal dari kearifan lokal musik patrol ini digunakan saat ronda membangunkan sahur yang merupakan ciri khas budaya yang ada di berbagai daerah di Jawa Timur, di Kota Mojokerto. Di dalam alunan musik Patrol ini juga mengandung media untuk berdakwah di mana seperti pada saat bulan Ramadan kali ini masyarakat di berbagai lingkungan menggunakan musik Patrol untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian, harmoni dan juga persatuan antar umat beragama tentu hal ini sangat relevan. 

"Mengingat, Kota Mojokerto sudah mendapatkan apresiasi secara nasional dari Kementerian Agama dalam bentuk Harmony Award. Tiga aspek yang akan dilombakan pada lomba musik Patrol malam hari ini yang pertama adalah keindahan kekompakan dan yang kedua adalah dinamisasi lagu. Maka anak-anakku semuanya yang telah berlatih sangat keras selama ini semoga bisa memenuhi 3 unsur dengan baik sehingga kalianlah yang nanti akan ditetapkan sebagai juara pada malam hari ini.

Ning Ita berharap, agar agenda musik Patrol yang dilombakan seperti ini tidak hanya menjadi pemersatu di Kota Mojokerto namun mendatang bisa menjadi agenda even tahunan yang akan menarik banyak masyarakat dari luar untuk datang ke kota Mojokerto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid menyampaikan, latar belakang diadakannya lomba musik patrol  yakni selama bulan suci Ramadhan ini selalu diperdengarkan oleh suara atau alunan musik patrol.

“Ini yang menginspirasi kami mengadakan lomba malam hari ini. Dengan adanya musik patrol ini diharapkan siswa-siswi dapat mempunyai kegiatan tradisional berbudaya seperti musik Patrol. Lomba Musik Patrol ini diikuti oleh tiga peserta kehormatan, yakni peserta kehormatan dewan kebudayaan daerah, sanggar pramuka dan karang taruna," ungkapnya.

Lebih lanjut dikataknnya, peserta kegiatan lomba musik patrol diikuti oleh 3 regu peserta kehormatan. Yakni dewan kebudayaan daerah, sanggar Pramuka dan dari karang taruna. Peserta kali ini adalah 12 regu dari SD dan MI, 12 regu dari SMP dan MTs serta 11 regu dari siswa SMA dan SMK.

“Rutenya adalah depan Pemkot Mojokerto ke arah selatan Benteng Pancasila dan finish di Kantor Dinas Pendidikan Kota Mojokerto. Pemenangnya akan mendapatkan piala Wali Kota Mojokertountuk jenjang SD dan SMP, piala Kapolres Mojokerto Kota untuk jenjang SMA dan SMK. Sedangkan, Juara 1, 2, dan 3 masing-masing jenjang akan mendapatkan uang pembinaan dari Dandim 0815 dan Kajari Kota Mojokerto," pungkasnya. (ADV)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ribuan Warga Tumpah Ruah, Lomba Patrol Kota Mojokerto Mampu Sedot Animo Masyarakat

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT