Rabu, 31 Mei 2023
Advertorial

Sidak Gedung DPRD Kota Mojokerto, Ini Catatan Komisi II

profile
Andy

15 Februari 2023 22:03

1.2k dilihat
Sidak Gedung DPRD Kota Mojokerto, Ini Catatan Komisi II
Komisi II DPRD Kota Mojokerto saat melakukan sidang gedung dewan, Rabu (15/2/2023). (Advertorial)

Kota Mojokerto, SJP - Komisi II DPRD Kota Mojokerto kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak), Rabu (15/2/2023). Sidak kali ini menyasar pembangunan gedung DPRD Kota Mojokerto di Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon.

Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto, Agus Wahjudi Utomo mengatakan, secara umum hasil bangunan sudah selesai dikerjakan, hanya beberapa yang menjadi catatan yakni akses disabilitas, monumen pancasila dan beberapa yang kurang presisi.

"Akses untuk teman-teman disabilitas sangat penting. Gedung dewan merupakan salah satu fasilitas umum (fasum) yang harus ramah disabilitas," ungkap Agus Wahjudi Utomo kepada wartawan usai sidak.

Saat disinggung soal tidak bisa masuk ke dalam gedung lantaran kunci masih dibawa oleh pemborong, ia tidak begitu mempermasalahkan. “Memang belum diserahkan jadi tidak jadi masalah,” cetusnya.

Anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto, Wahyu Nur Hidajat, mengatakan jika ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki oleh pemborong seperti ada beberapa titik plafon yang nampak bekas bocor.

“Mumpung masih tahap pemeliharaan kita menyarankan seperti bocor harus segera diperbaiki segera,” katanya.

Suasana sidak gedung dewan oleh Komisi II DPRD Kota Mojokerto

Sementara itu Kabid Penataan Ruang, Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum DPUPR Kota Mojokerto Yustian Suhandinata mengatakan akses disabilitas dan monumen pancasila sudah dianggarkan pada tahun ini.

“Untuk akses disabilitas sudah dianggarkan,” katanya singkat.

Sebagai informasi, pembangunan gedung DPRD tahap pertama dimulai sejak tahun 2021 lalu dengan nilai kontrak dengan Rp 17,6 miliar.

Namun, saat itu dikerjakan oleh PT Bumi Mas Perdana hanya mampu menyelesaikan 75 persen . Kontraktor asal Temanggung Jawa Tengah itu akhirnga meninggalkan pekerjaannya. DPUPR Kota Mojokerto kemudian melakukan pemutusan kontrak.

Selanjutnya, pembangunan gedung dewan dilanjut pembangunan tahap kedua di tahun ini dengan pagu Rp 10 miliar yang dimenangkan CV. Lutfi Bangun Persada dengan nilai kontrak Rp 8,3 miliar dengan batas waktu pengerjaan sampai 10 Desember. (Andy Yuwono / Advertorial)

Editor: Vebriansyah

Tags
Anda Sedang Membaca:

Sidak Gedung DPRD Kota Mojokerto, Ini Catatan Komisi II

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT