Rabu, 17 Agustus 2022
Advetorial

Tahun 2022, Pemkab Pamekasan Terima DBHCHT Rp 74,7 Miliar

profile
Faisol

04 Juli 2022 10:35

858 dilihat
Tahun 2022, Pemkab Pamekasan Terima DBHCHT Rp 74,7 Miliar
Ilustrasi DBHCT. (SJP)

PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali menerima dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022.

Untuk tahun ini, perolehan DBHCHT Pamekasan naik Rp 10 miliar lebih dibandingkan 2021 yang hanya Rp 64,5 miliar. Saat ini, sebesar Rp 74,7 miliar.

Hal itu dibenarkan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pamekasan Sahrul Munir.

Menurutnya, penerimaan DBHCHT itu sesuai dengan ketentuan Permenkeu RI Nomor: 2/PMK.07/2022 tentang Rincian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Menurut Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2022.

Sahrul menerangkan bahwa dalam ketentuan yang dikeluarkan Kemenkeu RI dijelaskan bahwa total dana bagi hasil cukai hasil tembakau yang diterima Pemprov Jatim sebesar Rp 2,1 triliun.

“Untuk Kabupaten Pamekasan sebesar Rp74,7 miliar lebih,” kata Sahrul. Senin (4/7/2022)

Dikatakan, pemanfaatan DBHCHT untuk tahun ini sama seperti tahun sebelumnya.

Hanya saja, pembagian persentasenya berbeda. Bidang penegakan hukum 10 persen, bidang pelayanan kesehatan 40 persen, kesejahteraan masyarakat 50 persen.

"Persentase pemanfaatan dana ini berbeda dengan tahun 2021. Sebab pada 2021 untuk bidang hukum 25 persen, kini hanya 10 persen, dan selebihnya untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Sekadar diketahui, Pamekasan tercatat sebagai kabupaten paling banyak dibanding tiga kabupaten lain di Pulau Madura yang menerima DBHCT dari pemerintah pusat.

Kabupaten Bangkalan hanya menerima Rp20,7 miliar, Sampang Rp28,2 miliar dan Kabupaten Sumenep menerima DBHCHT sebesar Rp36,2 miliar. (Faisol)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Tahun 2022, Pemkab Pamekasan Terima DBHCHT Rp 74,7 Miliar

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT