Selasa, 24 Mei 2022
Advetorial

Tempat Wisata Digratiskan Bupati, Market Place Pedagang Ikan Ludes Banjir Pembeli

profile
Rochul

12 Mei 2022 11:44

543 dilihat
Tempat Wisata Digratiskan Bupati, Market Place Pedagang Ikan Ludes Banjir Pembeli
Suasana pantai Papuma Jember.

JEMBER,- Adanya kebijakan tempat Wisata Watu Ulo tiket masuk gratis dari Pemerintah Kabupaten Jember, benar-benar dirasakan oleh pedagang sekitar tempat wisata. 

Seperti yang dialami Cak Sukri, pemilik warung ikan bakar yang berada di pesisir Pantai Watu Ulo. Dimana dalam jangka waktu dua hari, ikan satu freezer ludes terjual dan menuai pundi pundi rupiah luar biasa.

Cak Sukri menceritakan, setelah lebaran di hari senin, dirinya mulai membuka warung dihari libur lebaran pada hari rabu kemarin.

"Saya mulai buka libur lebaran mulai hari rabu dan kamis, saya ikan satu freezer habis dalam jangka dua hari. Biasanya kadang satu freezer satu minggu, kadang 10 hari,"  katanya, Kamis,(12/5/2022).

Tidak hanya dirinya, teman pedagang ikan bakaran dilokasi tersebut juga mengalami merasakan hal yang sama, dengan adanya tiket gratis tersebut dan terciptanya market place.

"Bahkan sampai kekurangan ikan juga teman saya. Kalau untuk pedagang, wisata gratis sangat bagus. Dengan adanya tiket gratis, secara otomatis pendapatan pedagang pasti meningkat," ungkap Cak Sukri.

Namun dampak dari ujicoba wisata gratis ini, selain dampak positif juga ada dampak negatifnya. Dirinya berpesan ke Bupati, tinggal evaluasi untuk perbaikan kedepan nantinya.

Menurutnya, hal kecil dari tiket gratis yang jadi persoalan hanya masalah sampah yang berserakan. Namun baginya, itu hal yang bisa diselesaikan dengan cara diakomodir para pedagangnya.

"Kalau masalah sampah berserakan, sebetulnya para pedagang diberi naungan atau kelompok untuk bersih-bersih, selesai permasalahan sampah," jelasnya.

"Bisa sore atau pagi. Pengunjung sepi bisa bersih-bersih, disekitar warung masing-masing," sambungnya.

Dirinya mengakui, sejak dulu belum pernah ada tiket masuk pantai watu ulo mengalami gratis dan ini baru kebijakan pertama kali dari Bupati Jember.

"Yang pasti pengunjung dan pedagang pasti senang. Masyarakat lebih banyak diuntungkan," tegas pria gondrong tersebut.

Namun untuk memikirkan tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dirinya sanggup bila setiap warung dikenakan pajak 10 persen. 

"Karena yang bayar pengunjung, melalui beli dagangan kita, jadi tidak ada ruginya," bebernya.

Bila perlu, dirinya berharap kepada Pemkab Jember untuk memberikan pinjaman modal tanpa bunga kepada pedagang. Selain itu, di pesisir pantai ditambah gasebo-gasebo atau wahana-wahana lain agar pengunjung lebih kerasan.

"Jadi ada take and give masyarakat. Pengunjung nyaman, pengelola dapat uang dan tidak harus menjual karcis masuk," harapnya.

Jadi kedepan, Cak Sukri menambahkan, selalu ada perbaikan-perbaikan, baik dari sisi pedagang dan wisata itu sendiri, agar pengunjung bisa tertarik untuk datang.(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Tempat Wisata Digratiskan Bupati, Market Place Pedagang Ikan Ludes Banjir Pembeli

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT