Senin, 28 November 2022
Ekonomi

Anggota DPRD Pamekasan Yakin Tahun 2022 Harga Tembakau Mahal, Ini Penyebabnya

profile
Faisol

21 Agustus 2022 10:42

625 dilihat
Anggota DPRD Pamekasan Yakin Tahun 2022 Harga Tembakau Mahal, Ini Penyebabnya
Rahim prediksi harga tembakau tinggi tahun ini. (SJP)

PAMEKASAN - Harga tembakau di Kabupaten Pamekasan untuk tahun 2022 ini diprediksi akan mahal. Mahalnya harga tembakau dipicu minimnya stok tembakau di petani.

Hal itu disampaikan anggota Komisi II DPRD Pamekasan Ismail A Rahim saat menjadi pemateri Forum Group Discusi dengan tema 'Menggugah Kejayaan Tembakau Madura dan Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Petani' yang digelar PWI Pamekasan di Hotel Odaita.

“Di tahun ini jika musim baik harga tembakau akan mahal. Karena tembakau kita sedikit, Pamekasan sedikit, Sampang sedikit, Sumenep sedikit. In Shaa Allah mahal kalau cuaca bagus,” ucap anggota Komisi II DPRD Pamekasan Ismail A. Rahim.

Menurutnya, tiap tahun rencana pabrikan itu membutuhkan tembakau sebanyak 18 ribu ton se-Madura. Untuk Pamekasan sendiri memenuhi 80 persen dari kebutuhan yang telah ditentukan itu.

Oleh karena itu, pihaknya yakin di tahun ini harga tembakau di Madura akan mahal dikarenakan sedikit minat masyarakat untuk menanam tembakau. Iapun mengaku tidak tahun faktor apa yang membuat minat petani menurun.

Menurunnya minat petani akan menguntungkan bagi petani yang menanam tembakau. Sebab, disitu  hukum permintaan akan berlaku, dimana permintaan banyak, sementara persediaan sedikit

Ismail menjelaskan, mengapa tahun-tahun kemaren harga tembakau murah. Hal itu disebabkan minat masyarakat Madura untuk menanam tembakau meningkat.

“Kemudian tembakau Madura, kalau konsennya 60 ribu hektar, tinggal kalikan 700, itu hasilnya mendekati 40 ribu ton (tembakau). Jadi kalau rencana pembalian 18 ribu ton, maka over load, dan barang kali pabrik-pabrik kecil ini mungkin 5 persen dari serapan menyeluruh itu,” terangnya.

Oleh karena itu, rekomendasi kami penyederhanaan lahan atau pengendalian areal tanah, sehingga semakin sedikit penati menanam tembakau, maka akan kembali pada kejayaan tempo dulu,” tambahnya.

Dikatakan politis Gerindra, kejayaan petani tembakau di Madura tidak akan bisa seperti dahulu kala. Sebab saat ini sawah pun dijadikan lahan untuk menanam tembakau.

“Kenapa di era 90 an itu mahal, karena sedikit orang menanam tembakau. Tak ada sawah tanam tembakau, berarti tegal dan gunung kan yang banyak tanam tembakau, mereka jaya karena pabrik akan nangis kalau tidak ada tembakau,” tukasnya. (Faisol)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Anggota DPRD Pamekasan Yakin Tahun 2022 Harga Tembakau Mahal, Ini Penyebabnya

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT