Senin, 28 November 2022
Ekonomi

Batik Motif Tempe Kota Batu On Progres Pasar Nasional

profile
Doi

21 September 2022 09:55

763 dilihat
Batik Motif Tempe Kota Batu On Progres Pasar Nasional
Batik motif tempe hasil karya Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu diharapkan bisa go nasional. (Doi/SJP)

KOTA BATU – Setelah launching produk Batik Motif Tempe Beji atau Bateji pada bulan November 2021 silam, kini Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu berupaya maksimal untuk menguasai pasar nasional.

Terbukti, tim penggerak PKK Desa Beji pada Sabtu 17 September 2022 lalu, mendapatkan pelatihan untuk memproduksi batik secara masal dengan metode batik cap.

Dikatakan Kepala Desa Beji, Deni Cahyono, bukan bermaksud meninggalkan seni batik tulis, namun Bateji dituntut produksi lebih banyak dan cepat untuk merambah pasar secara luas.

"Metode batik cap ini, untuk memproduksi secara masal, agar kreativitas warga kami sebagai seniman batik bisa terbantu secara ekonomi dengan banyaknya project yang harus diselesaikan dengan cepat," kata Deni.

Sekitar 90 orang dari tim penggerak PKK, lanjut Deni, telah mendapatkan pelatihan mendasar tentang penggunaan alat batik cap, yang bisa menghasilkan 150 hingga 180 lembar batik dalam dua hari produksi.

"Kerjasama pemasaran sudah kami lakukan untuk menampung banyaknya hasil produksi kami nanti. Diskoperindag Kota Batu dan Bumdes sementara yang sudah membantu kami," papar dia.

Atas produk khas Desa Beji ini, Deni mengatakan jika pada bulan Juli lalu, Desa Beji mendapatkan reward juara 2 kategori Hasil Olahan Unggulan Tingkatan Desa, pada tingkat Provinsi Jawa Timur.

"Desa Beji juga aktif dalam ekspo Ekspo hasil produk unggulan di Pemkot Batu dan beberapa event lain untuk promosi Bateji," ungkap dia.

Pada bulan Juli 2022 lalu, kata Deni, ada kunjungan dari pemerintah Provinsi Jatim, untuk melihat secara langsung produk unggulan baik olahan pangan dan olahan seni batik motif tempe.

Lebih lanjut, Deni berharap, berdasarkan Perwali tahun 2022, dimana Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengimbau kepada seluruh ASN dan pegawai instansi, setiap hari Selasa dan Kamis diwajibkan memakai batik produk lokal bisa dimaksimalkan.

"Semua harus diawali dari internal kita dulu, baru bisa berbicara banyak pada kancah nasional. Kalau seluruh masyarakat Batu mengenal dan memiliki Bateji, maka bicara pasar Jawa Timur atau pasar nasional, bukanlah omong kosong," tandas dia.

Sebagai informasi, Adalah Refriza Masriya Putri sosok kreatif dibalik lahirnya puluhan batik motif tempe yang akhirnya kini dipatenkan sebagai salah satu ikon Desa Beji.

Bateji pertama kali diperkenalkan pada Festival Beji Kampung Tempe (FBKT) bertempat di lapangan sepakbola Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu 31 Oktober 2021 silam. (Doi Nuri)

Editor: Redaksi 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Batik Motif Tempe Kota Batu On Progres Pasar Nasional

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT