Senin, 27 Juni 2022
Ekonomi

Begini Penjelasan Kades Wadung Malang Perihal Dugaan Penyelewengan BLT DD

profile
Senopati

23 Mei 2022 11:23

532 dilihat
Begini Penjelasan Kades Wadung Malang Perihal Dugaan Penyelewengan BLT DD
Ilustrasi bantuan langsung tunai Dana Desa.

KABUPATEN MALANG – Dugaan penyelewengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan Pemerintah Pusat melalui anggaran Dana Desa (DD) oleh Kepala Desa Wadung, Pakisaji Kabupaten Malang ditampik terduga.

Sebelumnya, Kepala Desa Wadung, Suhardi dikabarkan melakukan manipulasi bantuan untuk masyarakat melalui BLT sebesar 900 ribu per orang.

Suhardi menegaskan bahwa penyaluran BLT di Desa Wadung telah selesai dan warga desa sudah menerima semua.

"Sampai saat ini BLT sudah tersalurkan semuanya, dan memang mengalami penundaan sebulan dari jadwal," kata Suhardi saat ditemui awak media di Balai Desa Wadung, Senin (23/5/2022).

Bahkan Suhardi memastikan, pihaknya belum pernah atau tidak pernah ditanyakan oleh siapapun terkait penyaluran BLT di desanya.

"Jadi kami tidak pernah berkomentar apapun tentang keterlambatan penyaluran BLT, yang katanya dana BLT di pinjam dulu seperti yang ditulis salah satu media," ungkap Kades Wadung ini.

Suhardi menambahkan, dari jumlah keseluruhan BLT sebesar 900 ribu per orang, pada bulan April sudah disalurkan 300 ribu, sedangkan sisanya 600 ribu dibayarkan pada bulan Mei.

"Di desa kami ada 118 warga yang menerima BLT, yang penyaluran tahap pertama bulan April sebesar 300 ribu sudah diterimakan," ungkap dia.

Sedangkan sisanya, lanjut Suhardi, dibayarkan bulan berikutnya, yakni sekitar bulan Mei pertengahan lalu.

"Memang ada penundaan pembayaran, namun sampai hari ini sudah terbayarkan semua," jelas Suhardi.

Tahun 2022 ini, masih kata Suhardi, di Desa Wadung mengalami penurunan warga penerima BLT dikarenakan sebagaian warga juga menerima bantuan program lain dari Pemerintah Pusat, dan 118 warga penerima BLT tahun 2022 ini berasal dari tiga dusun.

"Penerima BLT di tahun ini sebagain besar penerimanya berasal dari pekerja buruh tani, buruh pabrik rokok dan kuli bangunan, ada 118 warga penerima BLT tahun ini mas yang berasal dari tiga dusun," beber Suhardi.

Bahkan, ia menegaskan, dalam penyaluran bantuan dari pemerintah, pihak Pemerintah Desa dijalankan bergiliran supaya warga lain yang kurang mampu juga bisa merasakan bantuan BLT ini.

"kami atas nama PemDes mengucapkan terima kasih pada pemerintah yang telah menyalurkan bantuan bagi warga masyarakat kurang mampu akibat adanya Pandemi Covid 19," pungkas Suhardi. (Nes)

Editor: Doi Nuri

Tags
Anda Sedang Membaca:

Begini Penjelasan Kades Wadung Malang Perihal Dugaan Penyelewengan BLT DD

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT