Minggu, 22 Mei 2022
Ekonomi

Dear Warga Sumenep, Pasar Bangkal Sudah Bisa Layani Transaksi Non-tunai

profile
Iruel

29 Maret 2022 23:33

40 dilihat
Dear Warga Sumenep, Pasar Bangkal Sudah Bisa Layani Transaksi Non-tunai
Bupati Sumenep saat memberikan sambutan

SUMENEP - Aplikasi transaksi nontunai diluncurkan di Pasar Bangkal Sumenep. Peluncuran ini dilakukan oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama Bank Indonesia (BI) dan Direksi Bank Jatim, Gunawan Budi Prasetyo, pada Selasa, 29/03/2022.

Peluncuran aplikasi digital tersebut bertema Pasar Bangkal SIAP (Sehat, Inovatif dan Aman Pakai) QRIS Tutut dihadiri jajaran Forum Koordinator Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Sumenep turut hadir pada acara peresmian itu.

Sebelum peresmian Pasar Bangkal SIAP QRIS, Bupati Sumenep bersama rombongan di iring-iringi oleh alunan musik tong-tong sambil menaiki kereta kencana. Mereka disuguhkan tari muang sangkal khas budaya Kota Sumenep. Setelah itu para penari juga mengalungkan bunga kepada Bupati Sumenep, Kepala Perwakilan BI Jawa Timur, dan Direksi Bank Jatim.

Kepala Perwakilan BI Jawa Timur, Budi Hanoto dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Sumenep masuk dalam indeks implementasi akselerasi digitalisasi kanal pembayaran non tunai. Maka ke depan pihaknya berkomitmen menggalakkan program transaksi nontunai.

"Salah satunya dengan QRIS ini. Pencapaian QRIS di Sumenep di akhir tahun 2021 sudah mencapai 1930 nercen QRIS. Kita terus mendorong disegi penggunaannya," ungkap dia.

Pria yang akrab dipanggil Budi mengaku layanan tersebut perlu adanya edukasi kepada masyarakat untuk beralih ke digital tentang QRIS.

Menurutnya, program pasar rakyat QRIS merupakan kolaborasi Kementerian Perdagangan dan BI. QRIS ini bermanfaat untuk masyarakat di masa depan, salah satu bentuk wujudnya yaitu mengembangkan ekosistem pembayaran berbasis digital.

Dia mengatakan, di Jawa Timur adanya pasar rakyat berbasis digitalisasi merupakan upaya optimalisasi antara BI dan Bank Jatim.

"Di Sumenep baru pasar Bangkal kedua. Pertama pasar Anom Baru akhir tahun 2021 lalu," ujarnya.

Pihaknya berharap adanya QRIS bisa mendongkrak keuangan digital di Sumenep secara positif.

"Mudah-mudahan dorongan ini sebagai pendukung untuk digitalisasi di pasar-pasar lainnya. Untuk fasilitas akan kami lengkapi. Kami ingin lebih total menghidupkan ekonomi digital di Bumi Sumekar," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Tonny Prasetyo, mengaku akan terus memaksimalkan kinerja pembayaran non tunai.

"Kami terus berupaya untuk melaporkan perkembangan QRIS. Di sisi lain akan mensupport digitalisasi keuangan, semuanya kita sudah punya. Kami tentunya juga punya kewajiban untuk membangun Sumenep," ungkapnya.

Di sisi lain, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, mengucapkan banyak terima kasih kepada BI dan Bank Jatim yang ikut serta mengembangkan sistem keuangan digitalisasi.

"Atas nama Pemkab Sumenep, saya ucapkan terimakasih kepada BI Jawa Timur dan Bank Jatim yang telah mendorong keuangan dalam sistem non tunai. Dengan adanya pembayaran digital ini, kami akan memberikan dampak baik untuk kemajuan Sumenep ke depan," ujarnya.

Suami Nia Kurnia ini menginginkan agar Aplikasi QRIS bisa berjalan di pasar hingga pelosok desa. Pembayaran dengan implementasi QRIS diharapkan mampu diterima masyarakat agar segera bermigrasi pada era digital.

"Kami mengharapkan kerjasama ini bisa berjangka panjang untuk kemajuan perekonomian Sumenep," paparnya.

Untuk diketahui, launching SIAP QRIS disematkan penandatanganan MoU Pimpinan Bank Jatim Sumenep dengan Dinas Koperasi UMKM dan Perindag setempat.

Kemudian, Bupati Sumenep berikut BI dan Bank Jatim juga melakukan penandatanganan kerjasama jangka panjang pengembangan pasar rakyat sistem digitalisasi menggunakan SIAP QRIS.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Dear Warga Sumenep, Pasar Bangkal Sudah Bisa Layani Transaksi Non-tunai

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT