Selasa, 24 Mei 2022
Ekonomi

Jalin Silaturahmi Antar Anggota Dengan Bukber, REI Malang Optimis Bertahan Ditengah Pandemi Covid 19

profile
Senopati

20 April 2022 09:12

578 dilihat
Jalin Silaturahmi Antar Anggota Dengan Bukber, REI Malang Optimis Bertahan Ditengah Pandemi Covid 19
Ketua Real Estate Malang Suwoko (paling kanan) saat silaturahmi dengan anggota REI Malang

KOTA MALANG - Real Estate Indonesia (REI) Malang masih optimis dapat bertahan ditengah lesunya transaksi perumahan di masa Pandemi Covid 19 yang saat ini masih melanda, pengaruh yang cukup dirasakan REI Malang dengan target penjualan yang masih rendah.

Ketua REI Malang, Suwoko mengatakan, pengaruh yang paling dirasakan para anggota REI di masa Pandemi Covid 19 ini menurunnya daya beli masyarakat akan kebutuhan perumahan. 

"Kami di REI sangat berpengaruh dampak dari Pandemi Covid 19 ini, dan salah satu dampaknya menurunnya target penjualan dari yang sebelum Pandemi satu pengembang perumahan menarget 10 sampai 15 unit harus terjual dalam satu bulan, namun saat Pandemi ini maksimal 5 unit terjual, bagusnya operasional masih berjalan dalam arti pendapatan dari penjualan masih ada," kata Suwoko saat ditemui awak media usai acara Silaturahmi dan berbuka puasa bersama seluruh anggota dirumah makan Kertanegara, Selasa malam (19/4/2022).

Suwoko melanjutkan, lokasi perumahan juga berdampak pada target penjualan perumahan dimasa Pandemi, dimana semakin strategis lokasi perumahan penurunannya sekitar 40 sampai 60 persen, tapi kalau lokasinya kurang strategis penurunannya bisa mencapai 90 persen.

"Selain daya beli masyarakat yang menurun akibat Pandemi, lokasi perumahan juga berpengaruh cukup signifikan, semakin bagus lokasinya penurunan penjualannya sekitar 40sampai 60 persen saja, namun kalau lokasinya masuk jauh bisa mencapai 90 persen penurunannya, itu dampak yang dirasakan para teman-teman REI di Malang," jelasnya.

Disinggung terkait Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU) bagi pengembang perumahan, Suwoko menjelaskan, bahwa PSU yang wajib berikan pada Pemerintah 40 persen. 

"PSU itu nantinya bisa digunakan untuk kepentingan umum seperti mendirikan tempat ibadah, pemakaman untuk warga perumahan dan fasilitas umum lainnya. Untuk PSU pemakaman 2 persen luas perumahan yang kita kuasai atau ada kesepakatan dengan pihak desa maupun kelurahan setempat, kita sediakan atau pihak mereka yang menyediakan. Kami ingin tekankan disini, PSU untuk makam dan tempat ibadah pasti dan wajib ada," jelasnya.

Suwoko berharap kedepan seluruh anggota REI lebih intens komunikasi agar supaya pernasalahan-permasalahan perumahan dapat dicarikan solusi yang tepat seperti penjualan maupun permodalan dengan perbankan.

"Dengan intens komunikasi sesama anggota seperti yang dilakukan saat ini, kita bisa saling urun rembuk dan mencari solusi yang tepat khususnya terkait oenjualan perumahan dan segi permodalan dengan perbankan apa kendala yang dihadapi, kita sharing, misalnya Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan bank. PKS dengan bank sangat diperlukan bagi pengembang karena kalau kita tidak punya PKS dengan bank maka bunga pinjaman bisa mencapai 12 persen namun kalau sudah PKS dengan bank kita bisa ikut aturan Kredit Perumahan Rakyat dengan bunga maksimal 4,8 persen," tutupnya. 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Jalin Silaturahmi Antar Anggota Dengan Bukber, REI Malang Optimis Bertahan Ditengah Pandemi Covid 19

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT