Senin, 27 Juni 2022
Ekonomi

Kembang Kempis Pertashop di Tengah Himpitan SPBU, Pengelola Pertashop Bentuk Paguyuban

profile
Andy

29 Mei 2022 13:47

777 dilihat
Kembang Kempis Pertashop di Tengah Himpitan SPBU, Pengelola Pertashop Bentuk Paguyuban
Pertashop yang berada di Turus, Kediri.

SURABAYA - Kembang kempis usaha Pertashiop di tengah himpitan dan monopoli SPBU semakin terasa. Menyingkapi hal ini, pengelola Pertashop di Surabaya membentuk paguyuban, Sabtu (28/5/2022).

Ketua Paguyuban Pengusaha Pertashop Jawa Timur (PPPJ) Mulyadi menyampaikan, adanya keluh kesah pengelola Pertashop dikarenakan margin yang tipis, beda harga jual Pertamax dan Pertalite jauh hampir Rp 4000.

"Diharapkan dengan adanya pertashop ini bisa membangkitkan ekonomi pedesaan dengan menjalankan distribusi BBM Bersubsidi untuk rakyat khususnya masyarakat kalangan bawah. Namun yang terjadi, malah diharuskan menjual BBM Pertamax. Yang mana harganya jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan Pertalite yang Bersubsidi," ungkap Mulyadi ketika diwawancarai oleh jurnalis suarajatimpost.com.

Pengurus Paguyuban Pengusaha Pertashop Jawa Timur (PPPJ)

Lebih lanjut dikatakannya, sedangkan untuk BBM Pertalite dimonopoli oleh SPBU, yang mana secara tidak langsung menyuplai pertamini liar sehingga secara tidak langsung memakan market Pertashop sendiri.

"Paguyuban Pertashop Jawa Timur mengharapkan pemerintah untuk mengupayakan peran Pertashop dalam melayani BBM Bersubsidi Pertalite khususnya untuk kalangan masyarakat kelas bawah," jelasnya di  Wakul Suroboyo, Jalan Indragiri nomor 3, Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Menurutnya, seperti di pedesaan, diharapkan masyarakat bisa menikmati BBM bersubsidi seperti Pertalite yang disediakan oleh Pertashop , namun nyatanya di Pertashop sendiri tidak menyediakan BBM bersubsidi sejenis Pertalite. Namun ternyata, BBM yang dijual adalah Pertamax, yang mana harganya tidak terjangkau dengan masyarakat kecil.

"Ibarat minimarket yang menjamur di tengah masyarakat, Pertashop juga diharapkan menghadirkan energi berkualitas yang lebih dekat dengan masyarakat, agar akses akan kebutuhan energi semakin mudah didapat," sambungnya.

Masih katanya, Pertashop juga merupakan program pemerintah untuk menumbuhkan kesejahteraan ekonomi rakyat khususnya masyarakat pedesaan, untuk dikembangkan di daerah-daerah Jawa Timur. Dengan adanya Pertashop kalangan masyarakat bisa menikmati BBM bersubsidi Pertalite bukanya malah Pertamax.

"Untuk bisa berjalan, kami berharap mengharapkan pemerintah bisa menambah margin tambahan serta memperbolehkan Pertashop untuk menjual BBM bersubsidi sejenis Pertalite dan juga memperhatikan pendistribusiannya agar bisnis ekonomi kerakyatan sebagaimana amanat Presiden bisa berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya.

Susunan Pengurus PPPJ :

Penasehat : Rudy Sutanto, SE
Ketua : Mulyadi Kades (CV. Gemilang Sari)
Wakil Ketua : Suroso (CV. Meo Jaya Perkasa)
Sekretaris 1 : Hariyanto (Karanggeneng)
Sekretaris 2 : Affit Zaenudin (CV. Surya Energi Mandiri)
Bendahara : Sudarto (CV. Arkha Jaya Abadi)
Divisi Teknik : Widodo (CV. Rizki Mitra)
Humas 1 : Halley 
Humas 2 : H. Bambang

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kembang Kempis Pertashop di Tengah Himpitan SPBU, Pengelola Pertashop Bentuk Paguyuban

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT