Jumat, 07 Oktober 2022
Ekonomi

Ratusan Pemuda dan Mahasiswa di Pamekasan Demo Kenaikan Harga BBM

profile
Faisol

05 September 2022 16:42

499 dilihat
Ratusan Pemuda dan Mahasiswa di Pamekasan Demo Kenaikan Harga BBM
Kenaikan harga BBM direspon aksi demonstrasi oleh mahasiswa dan pemuda di Pamekasan. (SJP)

PAMEKASAN - Ratusan pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Pamekasan melakukan demonstrasi di depan Kantor DPRD Pamekasan, Senin (5/9/2022).

Aksi gabungan tersebut memprotes atas naiknya harga BBM (Bahan Bakar Minyak) di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Salah seorang orator aksi, Basid mengatakan kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM kurang tepat. Sebab semakin menyengsarakan masyarakat.

“Negara ini baru saja mengalami wabah Covid-18 selama dua tahun lebih yang mengakibatkan masyarakat melarat. Saat ini masih dalam pemulihan ekonomi, kok harga BBM malah dinaikkan,” katanya.

Dikatakan, kenaikan harga BBM dinilai akan berefek domino terhadap perekonomian masyarakat. Salah satunya berimbas terhadap harga barang dan jasa atau kebutuhan perimer.

Sebab, kata dia, semua para pelaku usaha akan menyesuaikan harga seluruh bahwa pokok akibat kebijakan Presiden Joko Widodo atas kenaikan harga BBM.

Selain itu,kebijakan pemerintah dinilai akan mengancam terjadinya inflasi. Setiap kenaikan harga BBM sebesar 10 persen akan menambah inflasi sebesar 1,2 persen.

“Kebijakan ini jelas akan menyengsarakan 50 persen dari populasi 270 juta jiwa di Indonesia. Kami menolak kebijakan pemerintah dan menuntut harga BBM diturunkan,“ ungkapnya.

Oleh karenanya, pihaknya meminta kepada anggota DPRD Pamekasan untuk menyampaikan aspirasinya kepada Presiden Jokowi perihal penolakan kenaikan BBM.

Para wakil rakyat setuju dengan penolakan kenaikan harga BBM. Mereka berjanji akan menyampaikan aspirasi mahasiswa dan pemuda massa aksi. (Faisol)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ratusan Pemuda dan Mahasiswa di Pamekasan Demo Kenaikan Harga BBM

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT