Rabu, 17 Agustus 2022
Ekonomi

Tingkatkan Kapasitas Usaha Petambak Udang, LPEI Kolaborasi dengan  Pemkab Situbondo

profile
Sarwo

02 Agustus 2022 22:53

479 dilihat
Tingkatkan Kapasitas Usaha Petambak Udang, LPEI Kolaborasi dengan  Pemkab Situbondo
LPEI bersama Pemkab Situbondo menyelenggarakan pelatihan manajemen ekspor udang (SJP)

SITUBONDO - Tingkatkan kapasitas usaha petambak udang di Situbondo, LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) berkolaborasi dengan  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo.

Kabupaten Situbondo merupakan salah satu wilayah penghasil 
udang di Jawa Timur, yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi komoditas unggulan ekspor, terutama untuk udang Windu dan udang Vaname. 

Sumber data yang diperoleh suarajatimpost.com, komoditas udang Indonesia berkontribusi cukup besar terhadap total ekspor perikanan Indonesia, yakni sebesar 55,41%. 

Berdasarkan data olahan dari IEB Institute, selama Januari-Mei 2022  ekspor udang dan olahannya mengalami peningkatan hingga 17,56% (YoY) atau mencapai USD 1,27 miliar dengan negara tujuan ekspor utama. Diantaranya, Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Vietnam dan Thailand. 

Melihat kontribusi dan potensi yang signifikan terhadap ekspor nasional, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI bersama Pemkab Situbondo, bersinergi memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para petambak udang di enam desa diwilayah Kabupaten Situbondo.

Bahkan beberapa waktu yang lalu, LPEI telah meresmikan Desa Devisa Kluster Udang pada tanggal 15 Juli 2022. Sinergi lintas kelembagaan ini sebagai perwujudan aksi Negara hadirkan pembinaan ekspor melalui LPEI dan pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan  kapasitas dan meningkatkan daya saing komoditas unggulan di suatu wilayah. 

Sebagai tindaklanjutnya, LPEI bersama Pemkab Situbondo menyelenggarakan pelatihan manajemen ekspor kepada 20 pembudidaya udang di Desa Devisa Klaster Udang yang berlokasi di Aula UPT Perikanan Budidaya di Dusun Pathek, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Jawa Timur.

Pelatihan ini dilaksanakan secara hybrid dan juga dihadiri secara fisik oleh Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, perwakilan Kantor Wilayah III (Surabaya) LPEI dan perwakilan PT Panca Mitra Multi Perdana sebagai mitra bisnis para petambak udang. 

Narasumber dalam pelatihan, dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, memberikan pembekalan kepada para petambak, tentang manajemen usaha tambak, penyakit udang dan cara pencegahan, budidaya udang ramah lingkungan serta cara pengolahan limbah buangan. 

Hal ini sejalan dengan upaya LPEI dalam mewujudkan usaha yang bersifat environmental, social and governance.

Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso mengungkapkan, pelatihan yang diberikan ini merupakan wujud pendampingan LPEI dari aspek kelembagaan. 

"Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajemen Kelompok Budidaya 
Ikan (Pokdakan) dan petambak, menyempurnakan standar prosedur dan kualitas udang serta meningkatkan kemampuan petambak untuk mengelola limbah dengan baik," ungkap Riyani kepada sejumlah wartawan, Selasa (2/8/2022).

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Kholil mengapresiasi atas terwujudnya kerjasama antara Pemkab Situbondo 
dan LPEI melalui program Desa Devisa Klaster Udang Situbondo.

"Kami berharap selain dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam membudidaya udang, 
pelatihan ini juga dapat menjadi role model bagi daerah lain di Kabupaten Situbondo dalam hal peningkatan kapasitas usaha baik untuk sektor UKM maupun desa," kata Kholil. (Sarwo)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Tingkatkan Kapasitas Usaha Petambak Udang, LPEI Kolaborasi dengan  Pemkab Situbondo

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT