Rabu, 17 Agustus 2022
Hukum

Bila Mangkir Lagi Polisi Bakal Jemput Paksa Fz Terlapor Tindak Asusila di Banyuwangi

profile
Ikhwan

30 Juni 2022 18:46

511 dilihat
Bila Mangkir Lagi Polisi Bakal Jemput Paksa Fz Terlapor Tindak Asusila di Banyuwangi
Foto dokumentasi lama SJP. Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Agus Sobarna Praja (tengah). (SJP)

BANYUWANGI - Pemeriksaan pimpinan ponpes berinsial Fz terlapor kasus tindak asusila kepada sejumlah santri di Banyuwangi dijadwalkan besok, Jumat 1 Juli 2022.

Ini sudah dua kalinya polisi melayangkan surat pemeriksaan kepada terlapor. Hal itu karena pada pemeriksaan pertama yang dijadwalkan Selasa 28 Juni 2022 lalu, terlapor mangkir.

"Jika besok juga tidak hadir, tidak ada alasan yang jelas, sesuai dengan hukum acara untuk pemanggilan selanjutnya kita akan terbitkan surat membawa (jemput paksa) kepada yang bersangkutan," kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Agus Sobarna Praja, Kamis (30/6/2022).

Mengenai rumor yang menyebut terlapor kabur meninggalkan rumah, pihaknya menyebut hal itu masih sebatas informasi yang berkembang di masyarakat.

Dalam proses penanganan kasus ada tahapan dan prosedur yang harus dijalankan kepolisian. Artinya tidak bisa polisi 'ujug-ujug' melakukan penangkapan.

Prosedurnya polisi melayangkan surat panggilan pertama. Bila panggilan tidak digubris maka polisi akan melayangkan surat pemanggilan kedua. 

Bila pada pemanggilan kedua yang bersangkutan masih tidak hadir, maka statusnya akan dinaikkan dari terlapor menjadi tersangka. Selanjutnya baru bisa dilakukan proses penjemputan paksa.

"Karena prosedur pemanggilan sudah dijalankan sehingga kita tunggu dulu, kalau besok tidak hadir, selanjutnya akan kita jemput paksa," tegasnya.

Sebagai upaya mengungkap kasus kejahatan seksual tersebut, polisi pun telah menambah jumlah saksi yang diperiksa. Dari yang sebelumnya hanya 8 saksi, kini menjadi 12 saksi yang telah dimintai keterangan.

"Dari yang sebelumnya saksi hanya berjumlah 8, ini sudah ada tambahan jadi total ada 12 saksi," ujarnya.

Mengenai kabar adanya sejumlah teror yang menimpa korban dan para saksi, lanjut Kompol Agus, saat ini mereka telah mendapat pengawasan dan pendampingan.

Para korban mendapat pendampingan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, (P2TP2A). 

"Selanjutnya untuk para saksi mendapatkan pendampingan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban yang selanjutnya disingkat LPSK," pungkasnya.

Sebagai informasi, warga Banyuwangi dihebohkan dengan kabar dugaan pemerkosaan dan pencabulan yang dilakukan oleh pengasuh ponpes di Kecamatan Singojuruh, berinsial Fz.

Sementara ini ada 5 santriwati dan 1 santri putra yang diduga menjadi korban tindakan asusila tersebut.

Mereka telah melaporkan pria yang juga mantan Anggota Legaslatif itu ke Polresta Banyuwangi.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan telah mengumpulkan bukti-bukti. Kasus ini sudah masuk tahap penyidikan. (*)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Bila Mangkir Lagi Polisi Bakal Jemput Paksa Fz Terlapor Tindak Asusila di Banyuwangi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT